Audi tinggalkan WEC di akhir 2016

Audi mengumumkan akan mengakhiri program balap sportscar mereka di akhir tahun ini. Pabrikan Jerman tersebut juga memilih untuk berfokus di Formula E

Audi tinggalkan WEC di akhir 2016
#7 Audi Sport Team Joest Audi R18: Marcel Fassler, Andre Lotterer, Benoit Trテゥluyer, #8 Audi Sport T
Oliver Jarvis, André Lotterer, Dr. Wolfgang Ullrich, Head of Audi Sport, , Audi Sport Team Joest
#8 Audi Sport Team Joest Audi R18: Lucas di Grassi, Loic Duval, Oliver Jarvis
#7 Audi Sport Team Joest Audi R18: Marcel Fässler, Andre Lotterer, Benoit Tréluyer, #8 Audi Sport Te
Dr. Ing. Stefan Knirsch, Dr. Wolfgang Ullrich, Head of Audi Sport, Lucas di Grassi, Audi Sport Team
#7 Audi Sport Team Joest Audi R18: Marcel Fässler, Andre Lotterer, Benoit Tréluyer
Daniel Abt, ABT Schaeffler Audi Sport
Daniel Abt, ABT Schaeffler Audi Sport

Dalam pernyataan resmi yang dirilis hari Rabu, Audi berkata bahwa mereka akan memindahkan fokus mereka dari WEC ke kejuaraan listrik Formula E, Audi juga tetap akan melanjutkan program DTM mereka.

Chairman of the Board of Management dari Audi, Rupert Stadler berkata: “Kami akan berkompetisi di balapan masa depan, balapan bertenaga listrik.

“Karena tenaga listrik mulai terlibat di dalam produksi mobil-mobil jalanan kami, maka mobil-mobil balap kami pun akan juga akan berinovasi dengan teknologi listrik.”

Rumor terkait dihentikannya program balap sportscar Audi yang telah berjalan sejak 18 tahun yang lalu itu muncul menjelang balapan 6 Hours of Fuji. Mereka menganggap biaya berkompetisi yang tinggi dan teknologi diesel yang semakin tidak relevan menjadi alasan kepergian mereka.

Namun, banyak yang mengira Audi baru akan memberhentikan program balap mereka tersebut pada akhir kalender WEC 2017.

“Audi telah meraih kesuksesan yang luar biasa di dunia balapan prototipe sejak 18 tahun yang lalu. Tentunya, kami merasa sedih untuk meninggalkannya,” ujar kepala divisi motorsport Audi, Dr. Wolfgang Ullrich.

“Audi Sport Team Joest telah menjadi salah satu tim yang berperan besar di WEC.

“Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih saya kepada seluruh skuad kami, kepada Reinhold Joest dan timnya, kepada semua pembalap, mitra, dan sponsor yang telah membangun kerja sama yang sukses ini.”

Berita ini membuat kelas LMP1 hanya akan dihuni oleh dua tim pabrikan yaitu, Porsche – yang bersama Audi juga tergabung di dalam VW Group, dan tim pabrikan asal Jepang, Toyota. Sementara tim ByKolles akan menjadi satu-satunya tim privatir di kategori puncak balapan sporstcar WEC musim depan.

 

Laporan tambahan oleh Jamie Klein

dibagikan
komentar
Porsche tidak mengincar pembalap terkenal sebagai pengganti Webber

Artikel sebelumnya

Porsche tidak mengincar pembalap terkenal sebagai pengganti Webber

Artikel berikutnya

Bos Peugeot Sport: Tinggalkan teknologi hibrida untuk LMP1 yang lebih murah

Bos Peugeot Sport: Tinggalkan teknologi hibrida untuk LMP1 yang lebih murah
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Penulis Jamie Klein