DC Racing: Laurent langgar kesepakatan

Walau diumumkan gabung ke Rebellion, menurut David Cheng, pemilik tim DC Racing, pihaknya telah menjalin kontrak dengan Thomas Laurent untuk 2018/19.

Remaja Prancis ini merupakan salah satu bintang musim 2017 dalam aksi perdananya di WEC memperkuat DC Racing bersama Oliver Jarvis dan Ho-Pin Tung.

Ketiganya sempat memimpin klasemen LMP2, didorong kemenangan kelas di Le Mans 24 Jam, namun harus kalah dari Rebellion di akhir musim ketika #38 Oreca mengalami isu bahan bakar.

Laurent, melakukan debut tes LMP1 di Bahrain bersama Toyota, telah resmi diumumkan menjadi bagian dari formasi Rebellion di kategori puncak tahun depan.

Tetapi, Cheng mengatakan bahwa nota kesepakatan telah disetujui secara prinsip bagi pembalap 19 tahun untuk tinggal di DC Racing pada musim 2018/19, juga di Daytona 24 Jam.

Ia menambahkan tengah mempertimbangkan langkah dilakukan untuk merespons perpindahan Laurent.

“Saya paham banyak pihak tertarik dengan Thomas. Tetapi pada bulan lalu kami telah memiliki perjanjian untuk memperbarui kontrak Thomas tahun depan,” ucap Cheng.

“Saya bertemu Thomas saat pesta Natal akhir tahun tim dan ia berkata blum menandatangani apa pun dengan Rebellion. Jadi tentu saja pengumumkan ini mengejutkan”

“Kami membimbing Thomas sejak awal karirnya, namun takkan mencegahnya mengeksplorasi peluang lain. Pada akhirnya pilihan ada di tangannya, ingin pergi kemana.”

“Sungguh tidak enak melihat kondisi saat ini, namun kami sedang berdiskusi sebagai tim langkah apa akan dilakukan, sambil menunggu keputusan final dan penandatangan kontrak.”

Seperti halnya Laurent, Jarvis juga takkan kembali ke DC Racing untuk musim depan, pindah ke IMSA bergabung dengan Mazda Team Joest.

Laporan tambahan oleh Frankie Mao

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Pembalap Thomas Laurent
Tim Rebellion Racing , DC Racing
Tipe artikel Breaking news