Oreca: LMP1 Rebellion “sangat berbeda” dari mobil LMP2

Konstruktor Prancis Oreca menjanjikan LMP1 privater baru Rebellion R 13 akan sangat berbeda dengan desain prototipe sebelumnya.

David Floury, direktur teknik mengutarakan hanya monokok merupakan warisan LMP2 sukses Oreca 07.

“Konsep akan sangat berbeda dengan apa pernah kami produksi sejauh ini,” ucapnya kepada Motorsport.com.

“Monokok masih sama, tapi sebagian besar komponen akan sangat berbeda dari LMP2.”

Ia menjelaskan bahwa mepetnya target waktu mobil, akan dikemudikan pada superseason 2018/19 oleh pembalap seperti Andre Lotterer, Neel Jani dan Bruno Senna, membuatnya tidak mungkin “mengembangkan, membuat dan melakukan homologasi monokok baru”.

Sasis Oreca 07 mendapatkan warisan selongsong dari Rebellion R-One LMP1 dibuat untukmusim 2014, membuatnya cocok untuk kelas dengan bobot minimum 100kg lebih rendah dari P2.

Sementara Dallara, membuat monokok baru untuk BR Engineering BR1 dari pada memakai selongsong peserta LMP2 P217.

Desain R 13 hampir mendekati selesai, menurut Floury.

“Proyek dimulai September, jadi kami hanya punya tujuh bulan untuk desain dan produksi,” ucapnya. “Fase desain hampir komplet, beberapa elemen sedang dibuat oleh suplier.”

“Setiap kali kami terlibat dalam proyek mepet, saya selalu berpikir untuk tidak melakukannya di masa depan. Rebellion sangat ingin berpartisipasi di LMP1, dan kami menyukai tantangan seperti ini!”

Floury mengonfirmasi mobil akan dibekali mesin 4,5L aspirasi normal Gibson. Baru akan menginjakkan aspal beberapa hari menjelang tes pra-musim resmi WEC di Paul Ricard awal April.

Rebellion R 13 dijadwalkan akan diluncurkan di Geneva Motor Show awal bulan depan.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Tim Rebellion Racing
Tipe artikel Breaking news