Bos Ferrari Jadi Pengibar Bendera Start Le Mans 24 Hours

Chairman Ferrari, John Elkann, resmi ditunjuk sebagai pengibar bendera start Le Mans 24 Hours pada Agustus mendatang.

Bos Ferrari Jadi Pengibar Bendera Start Le Mans 24 Hours

Pria berdarah keturunan Italia-Amerika itu akan mengibarkan bendera Prancis dalam putaran World Endurance Championship (WEC) di Le Mans pada 21 Agustus.

Penunjukkan Elkann untuk menjadi pengibar bendera start kehormatan menyusul pengumuman, bahwa Ferrari bakal mengakhiri absennya tim sebagai pabrikan sportcar dalam 50 tahun terakhir.

Skuad Kuda Jingkrak bersiap ambil bagian di kategori Hypercar, yang merupakan bagian dari kampanye WEC dalam balap ketahanan mobil bergengsi, Le Mans 24 Hours.

“Le Mans lebih dari sekadar tantangan ketahanan mekanis. Ini adalah ruang waktu yang unik, yang mengingatkan beberapa persaingan balap terbesar di masa lalu, dan menciptakan kisah dan legenda baru setiap tahun dijalankan," ucap Elkann.

“Sejarah Ferrari, yang juga mengikat kami dalam 24 Hours ini, adalah salah satu semangat, kegembiraan, dan kesuksesan di Le Mans yang dimulai pada 1949

“Namun di atas segalanya, ini adalah kisah inovasi, keberanian teknologi, dan tantangan olahraga dramatis di level tertinggi. Semuanya juga menjelaskan keputusan kami baru-baru ini untuk membawa Ferrari kembali ke kelas Hypercar dan ke Le Mans pada 2023.”

Carlos Tavares waves the 24 Hours of Le Mans starter's flag

Carlos Tavares waves the 24 Hours of Le Mans starter's flag

Photo by: Adrenal Media

Elkann, cucu dari Gianni Agnelli, bukanlah bos Ferrari pertama yang menjadi pengibar bendera start Le Mans 24 Hours. Luca di Montezemolo mengisi peran tersebut pada 2009, ketika menjabat Presiden Ferrari dan perusahaan induk Fiat.

Sedangkan tokoh terkemuka lain yang pernah mendapat kehormatan sebagai pengibar bendera start, di antaranya Henry Ford II (1966), Agnelli (1968) serta Ferdinand Piech, arsitek dari Porsche 917 pemenang ganda Le Mans ganda, saat dia jadi Chairman Volkswagen pada 2001.

Sutradara film, Luc Besson, dan bahkan aktor, Brad Pitt, juga pernah menjadi pengibar bendera start, masing-masing musim 2002 serta 2016.

Baca Juga:

Setidaknya beragam profesi, seperti politisi, bangsawan, pejabat lokal dan astronot, pernah ditunjuk oleh Automobile Club de l'Ouest (ACO) untuk mengibarkan bendera start Le Mans 24 Hours.

“Mengingat semua kegembiraan yang disaksikan ketika Ferrari mengumumkan kembali, sangat tepat bahwa John menjadi pengibar start,” kata Presiden ACO, Pierre Fillon.

“Memiliki pabrikan prestisius seperti Ferrari bergabung dengan kelas Hypercar menandakan masa depan yang gemilang untuk balap ketahanan.”

dibagikan
komentar
WEC Fuji Dibatalkan, Bahrain Gelar Double-Header

Artikel sebelumnya

WEC Fuji Dibatalkan, Bahrain Gelar Double-Header

Artikel berikutnya

Ferrari Tepis Ide Gandeng Rossi ke Balap Ketahanan

Ferrari Tepis Ide Gandeng Rossi ke Balap Ketahanan
Muat komentar