Conway: Toyota mendekati Audi, tetapi sebuah “pekerjaan sulit” untuk menyaingi Porsche

Pembalap Toyota, Mike Conway yakin bahwa pabrikan Jepang itu dapat bersaing dengan Audi untuk merebutkan posisi terbawah di podium di Silverstone minggu ini, namun Porsche tetap menjadi yang terfavorit di ronde pembuka musim FIA WEC.

Toyota memenangkan balapan di Silverstone pada tahun 2014, ketika Anthony Davidson dan Sebastien Buemi pada akhirnya juga berhasil menjadi juara dunia dan Toyota berhasil memenangkan titel juara pabrikan.

Tetapi setelah tahun 2015 yang buruk bagi Toyota, Conway percaya bahwa mobil TS050 terbaru mereka akan kembali ke peta persaingan juara tahun ini. Mobil yang ia kemudikan, terpaut 1,8 detik lebih lambat dari Porsche, namun hanya kurang 0,1 detik dari mobil tercepat Audi di sesi latihan.

“Kami sadar Porsche akan kuat, dan tentunya mereka menjadi tim yang harus dikalahkan untuk dapat menjadi juara,” ujar Conway. “Saya rasa kami sudah dekat dengan Audi – tetapi di trek-trek yang berbeda akan lebih sesuai untuk mobil-mobil yang berbeda, jadi sulit diprediksi.

“Memang kelihatannya Porsche memiliki keunggulan. Catatan waktu mereka pagi ini, di kondisi seperti itu, sangat cepat. Kami memiliki pekerjaan yang sulit minggu ini.”

Le Mans menjadi cerita yang berbeda

Conway berpikir bahwa Le Mans 24 Jam menjadi tempat di mana peta persaingan dapat berubah.

“Hal itu akan semakin terlihat begitu musim mulai berjalan – Le Mans menjadi balapan yang sangat berbeda karena aero kit yang juga berbeda,” ujarnya.

“Saat ini, musim sudah berjalan dengan menarik, seperti yang kita lihat di sesi Prologue, dan sesi latihan hari ini.

“Kami masih belum tahu sama sekali, kami akan mendapatkan informasi yang lebih banyak begitu kami memulai sesi kualifikasi dan setelah balapan hari Minggu.”

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Event Silverstone
Trek Silverstone
Pembalap Mike Conway
Tim Gazoo Racing
Tipe artikel Breaking news