RESMI: FIA gunakan 'hypercar' mulai WEC 2020/21

dibagikan
komentar
RESMI: FIA gunakan 'hypercar' mulai WEC 2020/21
Oleh: Gary Watkins
8 Jun 2018 06.39

Kelas tertinggi ajang FIA World Endurance Championship akan menggunakan aturan baru mulai musim 2020/21

Berbagai hal mendasar tentang aturan yang akan melahirkan kelas pengganti LMP1 tersebut telah ditandatangani dalam acara Badan Motor Sport Dunia FIA di Manila, Kamis (7/8).

Beberapa detail telah diumumkan jelang pertemuan.

Pernyataan Badan Motor Sport hanya menyebutkan mengenai pemangkasan dana tim-tim teratas hingga seperempat dana tim LMP1 saat ini, serta adanya kebebasan desain mobil dengan basis hypercar.

Detail lebih lanjut akan diumumkan Jumat, (15/6), saat Automobile Club de l'Ouest, promotor WEC sekaligus perumus aturan bersama FIA, menyelenggarakan konferensi pers jelang Le Mans 24 Hours.

Aturan yang diberi nama awal ‘GTP’ tersebut membolehkan pabrikan untuk membuat mobil prototipe berdasarkan salah satu mobil sportscar mereka.

Slider
List

#6 AMG Mercedes CLR LMGTP: Bernd Schneider, Pedro Lamy, Franck Lagorce

#6 AMG Mercedes CLR LMGTP: Bernd Schneider, Pedro Lamy, Franck Lagorce
1/10

#6 AMG Mercedes CLR LMGTP: Bernd Schneider, Pedro Lamy, Franck Lagorce

#6 AMG Mercedes CLR LMGTP: Bernd Schneider, Pedro Lamy, Franck Lagorce
2/10

#2 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Allan McNish, Thierry Boutsen, Ralf Kelleners

#2 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Allan McNish, Thierry Boutsen, Ralf Kelleners
3/10

Foto oleh: Toyota Racing

#1 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Martin Brundle, Emmanuel Collard, Vincenzo Sopiri dan #2 Toyota

#1 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Martin Brundle, Emmanuel Collard, Vincenzo Sopiri dan #2 Toyota
4/10

Foto oleh: Toyota Racing

#3 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Ukyo Katayama, Keiichi Tsuchiya, Toshio Suzuki meraih kemenangan

#3 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Ukyo Katayama, Keiichi Tsuchiya, Toshio Suzuki meraih kemenangan
5/10

Foto oleh: Toyota Racing

#1 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Martin Brundle, Emmanuel Collard, Vincenzo Sopiri

#1 Toyota Motorsport Toyota GT-One: Martin Brundle, Emmanuel Collard, Vincenzo Sopiri
6/10

Foto oleh: Toyota Racing

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello
7/10

Foto oleh: Jean-Philippe Legrand

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello
8/10

Foto oleh: Jean-Philippe Legrand

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sébastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
9/10

Foto oleh: Toyota Racing

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Henrik Hedman, Ben Hanley, Pietro Fittipaldi

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Henrik Hedman, Ben Hanley, Pietro Fittipaldi
10/10

Foto oleh: Erik Junius

Tujuan dari aturan tersebut adalah untuk menjaga balapan tetap kompetitif, sekaligus mengurangi biaya secara signifikan.  

Dengan adanya teknologi hibrida yang diperbolehkan, diharapkan pabrikan bisa menggunakan sistem pemulih energi tersebut ketimbang membuatnya sendiri.

Pabrikan yang ikut merumuskan aturan baru antara lain Toyota, McLaren, Aston Martin, Ferrari, dan Ford.

Rencana untuk merangkul lebih banyak pembalap wanita ke WEC juga disahkan oleh badan balap FIA, dengan detail lebih lanjut akan diumumkan saat konferensi pers.

Ronde Sebring WEC tetap menggunakan jarak 1000 mil [1.609 km], seperti rencana semula. Balapan tersebut akan dihelat 15 Maret 2019, sebelum ronde IMSA Sebring 12 Hours.

Next article
Porsche siap pecahkan rekor lap Nordschleife

Artikel sebelumnya

Porsche siap pecahkan rekor lap Nordschleife

Next article

Terungkap, visi 'hypercar' WEC mulai 2020

Terungkap, visi 'hypercar' WEC mulai 2020
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Penulis Gary Watkins
Tipe artikel Breaking news