GALERI: Daftar pembalap dan tim WEC 2018/19

dibagikan
komentar
GALERI: Daftar pembalap dan tim WEC 2018/19
Jamie Klein
Oleh: Jamie Klein
6 Mei 2018 04.29

Kurang lebih 37 mobil berpartisipasi dalam kejuaraan FIA World Endurance Championship musim 2018/19. Jamie Klein memandu Anda untuk berkenalan dengan para tim dan pembalap.

 

Group shot
Mobil-mobil penantang WEC 2018/19

Foto oleh: Paul Foster

Pada ronde pembuka WEC, Sabtu (5/5), Toyota menguasai dua tempat teratas di kelas LMP1, meskipun mobil #7 yang dikemudikan Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Jose Maria Lopez harus start dari pit lane akibat kesalahan penunjuk aliran bahan bakar saat kualifikasi. 

G-Drive yang berencana tidak turun satu musim penuh  justru tampil apik di kelas LMP2. Jackie Chan DC Racing yang diwakili mobil #38 menempati podium runner-up, sedangkan Signatec Alpine dengan mobil tunggal #36 melengkapi podium tiga besar.

VIDEO: Pembalap dan tim WEC 2018/19

Kecelakaan mobil #67 Ford GT tidak membuat tim Chip Ganassi Racing patah arang. Mereka memuncaki podium tertinggi kelas GTE Pro.

Di kelas GTE Am, Mobil Aston Martin mendominasi dua tempat teratas, masing-masing diwakili mobil #98 tim Aston Martin Racing dan #90 milik TF Sport. 

Berikut ini galeri tim dan peserta WEC 2018/19:

 

Slider
List

Rebellion Racing - Rebellion R-13-Gibson

Rebellion Racing - Rebellion R-13-Gibson
1/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#1:  Andre Lotterer,  Neel Jani,  Bruno Senna

#3:  Thomas Laurent,  Gustavo Menezes,  Mathias Beche

Mobil R-13 bermesin Gibson tim Rebellion menjadi salah satu ancaman bagi Toyota, terutama dengan hadirnya lini pembalap berpengalaman. Dengan fokus penuh di kelas LMP1, mampukah mereka menang di Le Mans 24 Jam?

ByKolles Racing Team - Enso CLM P1/01-Nismo

ByKolles Racing Team - Enso CLM P1/01-Nismo
2/25

#4:  Oliver Webb,  Tom Dillmann,  Dominik Kraihamer

Pensiun dini musim 2017, ByKolles hadir kembali dengan paket mobil ENSO CLM P1/01 yang mumpuni. Kehadiran Dillmann turut menambah performa tim yang berencana menurunkan mobil kedua mulai ronde Silverstone.

CEFC TRSM Racing - Ginetta G60-LT-P1-Mecachrome

CEFC TRSM Racing - Ginetta G60-LT-P1-Mecachrome
3/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#5:  Charlie Robertson,  Dean Stoneman,  Leo Roussel

#6:  Oliver Rowland,  Alex Brundle,  Oliver Turvey

Berbekal mesin Mecachrome, dua mobil G60-LT-P1 menjadi penantang LMP1 nonhibrida. Sayangnya, akibat masalah keuangan, keduanya gagal turun di ronde pembuka.

Toyota Gazoo Racing - Toyota TS050 Hybrid

Toyota Gazoo Racing - Toyota TS050 Hybrid
4/25

#7:  Mike Conway,  Kamui Kobayashi,  Jose Maria Lopez

#8:  Sebastien Buemi,  Kazuki Nakajima,  Fernando Alonso

Satu-satunya tim konstruktor yang tersisa di kelas LMP1. Musim ini, Fernando Alonso turut memperkuat lini pembalap di balik kemudi mobil #8, bersama Sebastien Buemi dan Kazuki Nakajima. Akankah mereka merengkuh juara di Le Mans 24 Jam 2018, atau kembali merengkuh kampiun seperti musim 2014, setelah sekian musim kerja keras?

DragonSpeed - BR Engineering BR1-Gibson

DragonSpeed - BR Engineering BR1-Gibson
5/25

#10:  Henrik Hedman,  Ben Hanley,  Renger van der Zande

Spa '18 and Fuji:  Pietro Fittipaldi (menggantikan van der Zande)

Keputusan DragonSpeed menggunakan mesin Gibson, alih-alih AER seperti skuat induknya, SMP Racing, cukup menimbulkan kerugian ,meski sempat mencetak beberapa lap saat tes. Fittipaldi menggantikan pembalap Wayne Taylor Racing, van Der Zande, dalam dua balapan.

SMP Racing - BR Engineering BR1-AER

SMP Racing - BR Engineering BR1-AER
6/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#11:  Vitaly Petrov,  Mikhail Aleshin,  Jenson Button (Selain Spa)

#17:  Stephane Sarrazin,  Matevos Isaakyan,  Egor Orudzhev

SMP nampaknya sangat siap menghadapi musim ini, berbekal mesin AER yang ditanam di dalam mobil BR1 sasis Dallara. Lini pembalap sebagian besar dari Rusia, ditambah dengan Stephane Sarrazin dan Jenson Button yang mulai membalap di Le Mans.

TDS Racing - Oreca 07-Gibson

TDS Racing - Oreca 07-Gibson
7/25

Foto oleh: Erik Junius

#28:  Francois Perrodo,  Loic Duval,  Matthieu Vaxiviere

TDS tidak terlalu diperhitungkan musim lalu. Kini, dengan lini pembalap kuat seperti Loic Duval dan peraih kampiun kelas GTE Am, Perrodo, mereka siap bertarung di kelas LMP2.

Racing Team Nederland - Dallara P217-Gibson

Racing Team Nederland - Dallara P217-Gibson
8/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#29:  Frits van Eerd,  Giedo van der Garde,  Nyck de Vries (after Le Mans)

Khusus Spa dan Le Mans 2018:   Jan Lammers

Setelah semusim berlaga di European Le Mans Series, RTN naik kelas ke WEC. Raihan waktu tim bersasis Dallara saat tes tidak terpaut jauh dengan tim-tim bersasis Oreca. Mampukah Dallara bersaing dengan Oreca di kelas LMP2?

DragonSpeed - Oreca 07-Gibson

DragonSpeed - Oreca 07-Gibson
9/25

#31:  Pastor Maldonado,  Roberto Gonzalez,  Anthony Davidson (after Le Mans)

Khusus Spa dan Le Mans 2018:  Nathanael Berthon

Berkat performa Maldonado, tim DragonSpeed LMP2 meraih waktu tercepat saat tes. Perhatian tertuju pada kemampuan Gonzalez yang cenderung masih hijau dibanding dua kompatriotnya dalam membawa mobil hingga garis finis.

Signatech Alpine Matmut - Alpine A470-Gibson

Signatech Alpine Matmut - Alpine A470-Gibson
10/25

#36:  Nicolas Lapierre,  Andre Negrao,  Pierre Thiriet

Bersenjatakan lini pembalap berpengalaman, Signatech siap merebut kembali tahta tertinggi kelas LMP2 yang mereka raih musim 2016. Lapierre berada di balik kemudi mobil A470 bersama dua kompatriotnya, Andre Negrao dan Pierre Thiriet.

Jackie Chan DC Racing - Oreca 07-Gibson

Jackie Chan DC Racing - Oreca 07-Gibson
11/25

#37:  Jazeman Jaafar,  Weiron Tan,  Nabil Jeffri

#38:  Ho-Pin Tung,  Stephane Richelmi,  Gabriel Aubry

Perubahan lini pembalap masif terjadi pada tim Jota Sport yang menggunakan bendera Jackie Chan DC Racing. Hanya Tung yang bertahan di mobil #38, sedangkan #37 dipiloti oleh tiga pembalap asal Negeri Jiran, Malaysia.

Larbre Competition - Ligier JS P217-Gibson

Larbre Competition - Ligier JS P217-Gibson
12/25

#50:  Erwin Creed,  Romano Ricci,  Julien Canal

Nampaknya, tim yang menggunakan sasis Ligier ini belum menunjukkan performa maksimal pada balapan perdana di Spa. Mampukah mereka bersaing pada ronde berikutnya di Le Mans?

AF Corse - Ferrari 488 GTE

AF Corse - Ferrari 488 GTE
13/25

#51:  Alessandro Pier Guidi,  James Calado,  Daniel Serra (Khusus Le Mans)

#71:  Sam Bird,  Davide Rigon,  Miguel Molina (Khusus Le Mans)

Kampiun bertahan kelas GTE Pro tampil kurang maksimal saat tes, dengan catatan waktu Pier Guidi yang tertinggal dua detik. Namun, Sam Bird dan Davide Rigon berhasil membawa mobil #71 finis podium ketiga di Spa. Mampukah mereka kembali memuncaki kelas GTE Pro musim ini?

Ford Chip Ganassi Team UK - Ford GT

Ford Chip Ganassi Team UK - Ford GT
14/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#66:  Olivier Pla,  Stefan Mucke,  Billy Johnson (Khusus Spa dan Le Mans)

#67:  Andy Priaulx,  Harry Tincknell,  Tony Kanaan (Khusus Spa dan Le Mans)

Porsche mendapat ancaman dari pabrikan 'Blue Oval' saat tes di Paul Ricard. Pun saat balapan perdana 2018, mobil #66 yang dipiloti Olivier Pla dan Stefan Mucke finis di depan Porsche #92. Akankah mereka menjadi ancaman Ferrari untuk meraih titel kelas GTE Pro?

BMW Team MTEK - BMW M8 GTE

BMW Team MTEK - BMW M8 GTE
15/25

#81:  Martin Tomczyk,  Nicky Catsburg,  Philipp Eng (Khusus Le Mans)

#82:  Augusto Farfus,  Antonio Felix da Costa,  Alexander Sims (Khusus Le Mans)

Khusus Spa '18 dan Fuji:  Tom Blomqvist (menggantikan Farfus)

Melalui raihan pole dan finis kedua ajang Sebring 12 Jam, BMW membuktikan ketangguhan M8 GTE. Pembalap tetap Formula E Blomqvist menggantikan Farfus yang mempunyai tugas di ajang DTM.

Porsche GT Team - Porsche 911 RSR

Porsche GT Team - Porsche 911 RSR
16/25

#91:  Gianmaria Bruni,  Richard Lietz,  Frederic Makowiecki (Khusus Le Mans)

#92:  Michael Christensen,  Kevin Estre,  Laurens Vanthoor (Khusus Le Mans)

Musim ini, Porsche fokus di kelas GTE Pro setelah menjadi kampiun kelas LMP1, 2017. Bruni kembali berlaga ke WEC membukukan waktu tercepat saat tes. Pada balapan perdana, mobil #92 dan #91 finis masing-masing di posisi ketiga dan kelima.

Aston Martin Racing - Aston Martin Vantage AMR

Aston Martin Racing - Aston Martin Vantage AMR
17/25

#95:  Nicki Thiim,  Marco Sorensen,  Darren Turner

#97:  Alex Lynn,  Jonathan Adam,  Maxime Martin

Selain BMW, Aston Martin turun dengan mobil baru musim ini. Dengan hasil sesi tes serta balapan perdana yang kurang maksimal, bagaimana performa tim musim 2018/19?

#54 Spirit of Race - Ferrari F488 GTE

#54 Spirit of Race - Ferrari F488 GTE
18/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#54:  Thomas Flohr,  Francesco Castellacci,  Giancarlo Fisichella

Dengan hasil akhir posisi keempat dari lima tim yang berlaga di kelas GTE Am musim lalu, Spirit of Race menghadapi tantangan baru dari empat Porsche 911 RSR. Beruntung, pembalap senior Ferrari, Giancarlo Fisichella, memperkuat tim yang musim ini juga berlaga di kejuaraan ELMS.

Team Project 1 - Porsche 911 RSR

Team Project 1 - Porsche 911 RSR
19/25

#56:  Jorg Bergmeister,  Patrick Lindsey,  Egidio Perfetti

Peserta tetap Porsche Carrera Cup ini melakukan debut WEC musim 2018/19. Sayangnya, Project 1 menjadi juru kunci kelas GTE Am saat ronde pertama.

Clearwater Racing - Ferrari 488 GTE

Clearwater Racing - Ferrari 488 GTE
20/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#61:  Weng Sun Mok,  Keita Sawa,  Matt Griffin

Memasuki musim keduanya, tim Clearwater Racing masih mengandalkan kemampuan pembalapnya untuk meraih hasil sebaik mungkin. Saat tes, kemampuan Sawa tidak terpaut jauh dari Griffin. Namun, Mok tertinggal jauh dari kedua kompatriotnya tersebut. Ketiganya berhasil membawa mobil #61 finis posisi ketiga pada balapan perdana di Spa.

MR Racing - Ferrari 488 GTE

MR Racing - Ferrari 488 GTE
21/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#70:  Motoaki Ishikawa,  Olivier Beretta,  Eddie Cheever III

Skuat baru bersenjatakan Ferrari 488 GTE siap menghadapi musim ini. Raihan finis kelima pada balapan di Spa menjadikan bekal berharga sebelum menghadapi ronde-ronde mendatang, termasuk Le Mans 24 Jam.

Dempsey-Proton Racing - Porsche 911 RSR

Dempsey-Proton Racing - Porsche 911 RSR
22/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#77:  Matt Campbell,  Julien Andlauer,  Christian Ried

#88:  Khaled Al-Qubaisi,  Giorgio Roda,  Matteo Cairoli

Menjadi satu-satunya tim GTE Am yang turun dengan dua mobil serta lini pembalap mumpuni, Proton Racing menjadi kandidat kuat kelas GTE Am musim ini. Pembalap muda, Campbell dan Andlauer, turut memperkuat mobil #77 dan #88 bersama rekan-rekan seniornya.

#86 Gulf Racing - Porsche 911 RSR

#86 Gulf Racing - Porsche 911 RSR
23/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

 #86 Michael Wainwright,  Ben Barker,  Alex Davison

Harapan tim keempat pengguna Porsche 911 RSR untuk tampil maksimal berada di tangan Michael Wainwright yang harus meningkatkan performanya untuk bersaing dengan tim Proton, serta Alex Davison, pembalap Supercars yang tampil apik saat sesi tes.

TF Sport - Aston Martin Vantage

TF Sport - Aston Martin Vantage
24/25

Foto oleh: JEP / LAT Images

#90:  Euan Hankey,  Salih Yoluc,  Charlie Eastwood

Peraih tempat kedua kategori LMGTE ajang ELMS 2017 ini memiliki target realistis untuk mengalahkan Aston Martin GTE Am yang berstatus tim konstruktor. Saat sesi tes, Hankey, pembalap F3 Eropa, mampu bersaing dengan Pedro Lamy, pembalap tim konstruktor Aston Martin GTE Am.

Aston Martin Racing - Aston Martin Vantage

Aston Martin Racing - Aston Martin Vantage
25/25

Foto oleh: Aston Martin Racing

#98:  Paul Dalla Lana,  Pedro Lamy,  Mathias Lauda

Peraih tempat tertinggi klasemen tim kelas GTE Am musim 2017 ini menghadapi tantangan baru dari tim lain, termasuk para pengguna Porsche 911 RSR.

Artikel WEC berikutnya
WEC Spa: Toyota berjaya, Alonso menang di debut

Artikel sebelumnya

WEC Spa: Toyota berjaya, Alonso menang di debut

Next article

Toyota larang Conway salip Alonso di WEC Spa

Toyota larang Conway salip Alonso di WEC Spa
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Penulis Jamie Klein
Tipe artikel Preview