Fritz Enzinger Mundur dari Jabatan Bos Porsche Motorsport

Sosok di balik kesuksesan Porsche mencetak hat-trick dengan 919 Hybrid di Le Mans 24 Hours, Fritz Enzinger, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Presiden Porsche Motorsport.

Fritz Enzinger Mundur dari Jabatan Bos Porsche Motorsport

Enzinger bergabung dengan Porsche dari BMW pada 2011 untuk memimpin kembalinya pabrikan ke balap mobil sport papan atas dengan 919 Hybrid LMP1, yang memulai debut balapan musim 2014.

Bertindak sebagai Wakil Presiden Porsche LMP1 Team, Enzinger sukses meraih tiga kemenangan beruntun di Le Mans 24 Hours serta gelar juara World Endurance Championship (WEC) dari 2015 sampai 2017.

Setelah program LMP1 berakhir musim 2017, Enzinger menjalankan peran koordinasi di dalam perusahaan induk Porsche, Grup Volkswagen, sebagai Head of Motorsport.

Dia kemudian menjabat sebagai Wakil Presiden Porsche Motorsport pada awal 2019, ketika pendahulunya Frank-Steffen Walliser dipromosikan.

“Kami tidak cukup berterima kasih kepada Fritz Enzinger atas karyanya yang sangat sukses selama 10 tahun terakhir. Dia membentuk era dalam Porsche Motorsport yang membawa kami meraih kemenangan luar biasa dan gelar juara,” tutur Michael Steiner, salah satu anggota dewan.

“Motorsport telah memainkan peran yang sangat istimewa dalam strategi perusahaan Porsche. Kami selalu menggunakan platform balap sebagai laboratorium uji untuk teknologi terbaru.

“Thomas Laudenbach memiliki semua yang diperlukan untuk melanjutkan jalan ini dengan keberhasilan.”

Enam mobil pemenang: Porsche 1971 917 KH, Porsche 1981 936/81 Spyder, Porsche 1970 917 KH, Porsche 1998 911 GT1, Porsche 1987 962 C, Porsche 2017 919 Hybrid

Enam mobil pemenang: Porsche 1971 917 KH, Porsche 1981 936/81 Spyder, Porsche 1970 917 KH, Porsche 1998 911 GT1, Porsche 1987 962 C, Porsche 2017 919 Hybrid

Foto oleh: Remi Dargegen

Sementara itu, pada saat yang sama, Enzinger mengungkapkan bahwa dia bakal melihat kembali semua pencapaiannya selama bekerja di Porsche Motorsport dengan penuh kebanggaan serta rasa syukur.

“Itu adalah waktu yang sangat intens,” ucap pria berusia 65 tahun tersebut.

“Pengembangan program LMP1, hat-trick di Le Mans dan gelar juara dunia dengan 919 Hybrid, gelar juara dengan 911 RSR (di WEC 2018/19 dan IMSA 2019), masuknya kami ke Formula E (pada 2019/20), serta persiapan keterlibatan LMDh kami mulai 2023 dan seterusnya menuntut ketabahan dan fokus dari kami semua.

“Kesuksesan seperti itu selalu merupakan hasil kerja tim yang sangat baik.”

Enzinger akan digantikan oleh Thomas Laudenbach, yang kembali ke pabrikan Porsche setelah delapan tahun terakhir bersama Audi Sport.

Laudenbach menjabat Head of Powertrain Development semasa di Porsche pada 2005 hingga 2013. Saat itu, dia memimpin pengembangan V8 3,4 liter yang didukung dengan mobil RS Spyder LMP2.

Jabatannya di Audi Sport adalah Head of Electrics, Electronics, and Energy Systems, yang mana memberinya peran kunci dalam program LMP1 dan Formula E.

“Tujuan besarnya adalah untuk membangun kesuksesan besar yang telah dicapai di bawah arahan Fritz Enzinger. Ini merupakan tantangan yang luar biasa,” ucap Laudenbach.

“Kami akan menyesuaikan motorsport dengan kondisi yang berubah di industri otomotif, dari balap pelanggan hingga keterlibatan pabrikan dalam seri balap utama di seluruh dunia.

“Kami memiliki pandangan yang kuat untuk mengklaim kemenangan ke-20 di Le Mans 24 Hours. Kami ingin memenangi kejuaraan dunia, baik dalam balap ketahanan maupun Formula E.

“Penting juga untuk terus mengembangkan balap pelanggan kami.”

Baca Juga:

dibagikan
komentar
Jorge Lorenzo Ajak Valentino Rossi Ikuti Le Mans 24 Hours

Artikel sebelumnya

Jorge Lorenzo Ajak Valentino Rossi Ikuti Le Mans 24 Hours

Artikel berikutnya

ByKolles Racing Tampilkan Progres Proyek Hypercar

ByKolles Racing Tampilkan Progres Proyek Hypercar
Muat komentar