GALERI: Sejarah Porsche di balap ketahanan dalam 50 tahun terakhir

Mengenang aksi sejarah Porsche di balap ketahanan dalam 50 tahun terakhir, dimulai 907 dan diakhiri 919 Hybrid saat nanti akan mundur pada akhir musim.

 

#1 Rothmans Porsche Porsche 962C: Hans-Joachim Stuck, Derek Bell, Al Holbert, #7 Joest Racing Porsche 956: Klaus Ludwig, Paolo Barilla, John Winter
Aksi di WEC Fuji 6 Jam akan menjadi balap terakhir dilakukan Porsche di Jepang, sebelum menyelesaikan dua seri tersisa di Shanghai dan Bahrain untuk kemudian pamit mundur dari arena LMP1.  

Sedih, mengingat tidak ada produsen lebih mewarnai perjalanan sejarah balap sportscar dibandingkan Porsche. Produsen Stuttgart praktis selalu hadir dalam kategori demi kategori utama pernah digunakan regulasi balap sportscar di Le Mans, WEC hingga IMSA.

Mari kita melihat satu-persatu model sportscar Porsche berlaga di arena balap ketahanan premier dalam 50 tahun terakhir.

1967: Porsche 907 LH

1967: Porsche 907 LH
1/18

Bermesin 2.200 cc flat-6 dan turun perdana di Le Mans 24 Jam 1967, serta menjadi Porsche pertama finish di Le Mans dengan kecepatan rata-rata di atas 200 km/jam. Prestasi terhebat finish 1-2-3 di Daytona 24 Jam 1968 (foto) dan 1-2 di Sebring tahun sama.

Foto oleh: Porsche AG

1968: Porsche 908 LH

1968: Porsche 908 LH
2/18

Penerus 907 yang menggunakan mesin 3.000 cc flat-6 guna memaksimalkan peluang di regulasi baru Group 6. Di Le Mans 1969, 908 dikemudikan Hans Hermann bertarung ketat dengan Ford GT40 (Jacky Ickx) hingga lap terakhir (foto). Meski akhirnya harus puas finis P2. Hadir dalam tiga model turunan: Kupe ekor panjang (foto), roadster yang diikuti ….

1970: Porsche 908/03

1970: Porsche 908/03
3/18

…. roadster 908/03 penguasa Nurburgring dan Targa Florio. Meski akhir musim 1971 tim pabrikan pamit, sejumlah tim privat terus memakai 908/03 hingga menjelang era Group C.

1970: Porsche 917 K

1970: Porsche 917 K
4/18

Inilah mobil berhasil mempersembahkan gelar Le Mans pertama Porsche pada 1970. Dengan jitu, Porsche berhasil mengakali ketentuan regulasi minimum produksi dengan membuat 25 unit 917 siap balap. Kembali menang di Le Mans 1971 sebelum dilarang berlaga musim berikutnya. Juga merupakan penguasa balap ketahanan era itu.

1976: Porsche 936

1976: Porsche 936
5/18

Dibukanya kategori Group 5 dan Group 6 melahirkan Porsche 935 dan 936. Adalah 936 bermesin flat-6 turbo dikemudikan Jacky Ickx dan Gijs van Lennep berhasil mempersembahkan gelar ke-3 Le Mans. 936 kembali menjadi juara tahun 1977 dan 1981

Foto oleh: LAT Images

1976: Porsche 935

1976: Porsche 935
6/18

Tidak disebutkannya pasal bahwa lampu depan harus sama dengan model produksi membuat Porsche melakukan modifikasi pada aerodinamika 911 demi melahirkan 935. Berhasil memenangkan Le Mans 1979.

Foto oleh: Philippe Hubert

1982: Porsche 956

1982: Porsche 956
7/18

Era Group C dimulai. Mengandalkan 956 bermesin 2,65 liter twin turbo, 956 pun melintasi garis finish Le Sarthe nyaris tanpa perlawanan. Finish 1-2-3. Setahun kemudian, Le Mans berubah menjadi 956 one make race. Sembilan dari 10 peserta finish adalah 956. Model ini terus menjadi juara hingga 1985 dan mendominasi kejuaraan WEC.

1984: Porsche 962

1984: Porsche 962
8/18

Perbedaan regulasi IMSA GTP dengan Group C membuat Porsche tidak dapat menurunkan 956 disana. Sebagai jawaban, lahir model 962 dengan perbedaan posisi pengemudi atas alasan keselamatan. Memenangkan IMSA GT antara 1985 hingga 1988....

Foto oleh: Kenneth Barton

1984: Porsche 962C

1984: Porsche 962C
9/18

... dengan model diterjunkan di Group C hadir dengan nama 962C. Di Le Mans 1985 Tim pabrikan terjun dengan model baru 962 C. Hingga 1987 Porsche masih merajai arena balap Le Mans dan WSC.

1994: Dauer 962 LM GT

1994: Dauer 962 LM GT
10/18

Di Le Mans, celah pada regulasi GT1 memberikan ide bagi Porsche untuk menerjunkan Dauer 962 LM GT berbasis, ya, 962. Berhasil mengasapi Toyota 94C-V dan mempersembahkan gelar ke-13

1994: Kremer-Porsche K8

1994: Kremer-Porsche K8
11/18

Pada era LMP dimulai 1992 sejumlah konstruktor privat memilih mesin Porsche. Salah satunya adalah Kremer K8, tak hanya bermesin Porsche tetapi juga banyak komponen warisan 962. K8 berhasil memenangkan Daytona 24 Jam 1995.

1996: TWR Porsche WSC 95

1996: TWR Porsche WSC 95
12/18

Pelanggan setia Joest mengawinkan mesin 962 dengan sasis TWR WSC 95. Hasilnya, gelar juara dua tahun berturut-turut pun diraihnya. Bahkan mengalahkan tim pabrikan yang terjun dengan 911 GT1

1996: Porsche 911 GT1

1996: Porsche 911 GT1
13/18

Lagi-lagi Porsche berhasil mengakali regulasi GT1 dan melahirkan sosok samasekali tidak ada hubungannya dengan 911. Di Le Mans 1996 berhasil finis P2 dan menang kelas GT1. Tahun 1997 gagal finis di Le Mans dan harus mengakui keunggulan McLaren-BMW dan Mercedes di FIA GT.

1998: Porsche 911 GT1-98

1998: Porsche 911 GT1-98
14/18

Bermodalkan daya tahan, 911 GT1-98 berhasil mengatasi serangan Mercedes-Benz, Toyota, Nissan, hingga Ferrari untuk finis P1 dan P2 Le Mans 1998. Sayang di FIA GT gagal menang sekali pun. Akhir 1998 Porsche mundur dari arena ketahanan.

Foto oleh: LAT Images

2005: Porsche RS Spyder

2005: Porsche RS Spyder
15/18

Bekerjasama dengan Penske, Porsche kembali ke arena ketahanan pada 2005, turun di kelas LMP2 kejuaraan ALMS. Mengandalkan RS Spyder, berhasil memenangkan tiga gelar pembalap dan konstruktor ALMS (2006-2008), serta Le Mans Series 2008. Juga menjadi juara LMP2 Le Mans 2008.

Foto oleh: Richard Sloop

2008: Riley-Porsche Mk XI

2008: Riley-Porsche Mk XI
16/18

Mesin Porsche juga diminati peserta kategori Daytona Prototipe (DP) kejuaraan Grand-Am. Salah satunya adalah Riley Mark XI dari tim Brumos berhasil memenangkan Daytona 24 Jam 2009. Diikuti kemenangan Action Express Racing setahun kemudian

Foto oleh: Eric Gilbert

Sejak 2014: Porsche 919 Hybrid

Sejak 2014: Porsche 919 Hybrid
17/18

Setelah absen di kategori puncak sejak akhir 1998, Porsche kembali ke Le Mans dan WEC pada 2014. Mengandalkan 919 Hybrid bermesin 2.000 cc V4 turbo dipadu motor listrik. Berhasil memenangkan seri pamungkas WEC Brasil 2014. Setahun kemudian, Porsche memenangkan gelar Le Mans ke-17.

Foto oleh: Eric Gilbert

Sejak 2014: Porsche 919 Hybrid

Sejak 2014: Porsche 919 Hybrid
18/18

Foto oleh: Sutton Images
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC , Grand-Am , Le Mans , IMSA
Tim Porsche Team
Tipe artikel Top List