Hypercar WEC berbasis mobil jalanan

dibagikan
komentar
Hypercar WEC berbasis mobil jalanan
Oleh: Gary Watkins
Co-author: Wisnu Setioko
6 Des 2018 04.31

Aturan 'hypercar' pada World Endurance Championship 2020/2021 mewajibkan penggunaan powertrain dari mobil produksi massal.

Melalui pertemuan World Motor Sport Council, Rabu (5/11), FIA mewajibkan semua mobil menggunakan bagian internal mesin serta sistem pemulihan energi bagian sumbu depan yang biasa digunakan di mobil jalanan.

Sebanyak 25 mobil, masing-masing untuk mesin biasa maupun sistem hibrida harus diproduksi sebelum berakhirnya debut musim pertama di WEC. Jumlah tersebut akan naik menjadi 100 unit di akhir tahun kedua.

Sektor mesin bebas dimodifikasi kecuali di bagian blok dan kepala silinder. Adapun unit motor untuk pengguna sistem hibrida tidak boleh diubah.

Aturan tersebut juga menetapkan batasan performa pada aeordinamika, seperti downforce, drag, serta efisiensi.

Tenaga maksimal mesin berada di angka 508 kW (setara 680 tenaga kuda), dan untuk sistem hybrid sebesar 200 kW atau 268 daya kuda.

Pembagian berat di bagian depan sebanyak 48,5 persen, dengan toleransi 1,5 persen. Bobot mobil minimal 1.040 kg, naik 60 kg dari yang diumumkan jelang balapan Le Mans 24 Jam Juni lalu. Penalti beban ala kejuaraan Super GT juga akan diadopsi sebanyak 0,5 kali jumlah poin dalam klasemen sementara. Total 50 kg berat tambahan itu akan ditanggalkan pada ronde pamungkas, Le Mans 24 Jam.

Peralatan aerodinamis bergerak diizinkan, dengan catatan harus ditempatkan pada dua posisi yang telah ditentukan. Hanya pembalap yang bisa mengatur pergerakannya.

Sepanjang lima musim berjalannya aturan hypercar, pabrikan bisa mengajukan dua desain serta lima jenis pembaruan. Anda bisa membaca regulasi selengkapya di sini.

Baca Juga:

Slider
List

Hypercar concepts

Hypercar concepts
1/10

Foto oleh: FIA WEC

Hypercar concepts

Hypercar concepts
2/10

Foto oleh: FIA WEC

Hypercar concepts

Hypercar concepts
3/10

Foto oleh: FIA WEC

Hypercar concepts

Hypercar concepts
4/10

Foto oleh: FIA WEC

Aston Martin Valkyrie GT1

Aston Martin Valkyrie GT1
5/10

Koenigsegg Agera RS GT1

Koenigsegg Agera RS GT1
6/10

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello
7/10

Foto oleh: Jean-Philippe Legrand

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello

#26 Porsche AG Porsche 911 GT1-98: Allan McNish, Stéphane Ortelli, Laurent Aiello
8/10

Foto oleh: Jean-Philippe Legrand

#23 Nissan R390 GT1, Nissan Motorsport, Kazuyoshi Hoshino, Érik Comas, Masahiko Kageyama

#23 Nissan R390 GT1, Nissan Motorsport, Kazuyoshi Hoshino, Érik Comas, Masahiko Kageyama
9/10

#50 Lotus Racing Lotus Elise GT1: Fabien Giroix, Jean-Denis Deletraz

#50 Lotus Racing Lotus Elise GT1: Fabien Giroix, Jean-Denis Deletraz
10/10

Foto oleh: Patrick Martinoli

Next article
Michelin siapkan ban khusus tim independen LMP1

Artikel sebelumnya

Michelin siapkan ban khusus tim independen LMP1

Next article

Button lewatkan WEC Sebring dan Spa

Button lewatkan WEC Sebring dan Spa
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Penulis Gary Watkins