Kemudikan LMP2, Davidson: Lebih sulit dari Toyota

dibagikan
komentar
Kemudikan LMP2, Davidson: Lebih sulit dari Toyota
Oleh: Wisnu Setioko
19 Agt 2018 06.41

Pembalap DragonSpeed LMP2, Anthony Davidson, mengaku kerepotan saat pertama kali mengemudikan mobil Oreca 07 #31.

Pada FIA World Endurance Championship musim ini, Davidson berlaga di kelas LMP2 setelah Fernando Alonso menempati salah satu kursi di tim Toyota Gazoo Racing LMP1. Ia masih berstatus sebagai pembalap cadangan satu-satunya tim pabrikan tersebut.

Berbicara kepada Motorsport.com di Silverstone, Davidson mengaku mobil LMP2 lebih sulit dikendalikan daripada LMP1.

Dengan sifat mobil cenderung kurang stabil saat membelok, ia harus berusaha keras dibanding saat mengemudikan Toyota Hybrid di kelas premier.

“Lebih susah dari perkiraan saya,” ungkap Davidson. “[Mobilnya] lebih sulit dikendalikan, jadi saya harus berusaha lebih untuk memaksimalkan potensinya.

“Di kelas LMP1, segalanya terasa lebih mudah. Butuh sesuatu di mobil, Anda bisa mendapatkannya. Sedangkan LMP2 adalah mobil mentah. Semuanya tergantung kerja keras pembalap.

Sampai saat ini, ia masih merasa kurang nyaman membalap di tim privateer karena keterbatasan untuk mengembangkan mobil.

Menurutnya, sebuah mobil harus bisa dimaksimalkan sebaik mungkin. Hal tersebut lebih bisa dicapai bersama tim pabrikan.

“Tidak lebih nyaman [membawa mobil LMP2], komentar Davidson. “Seorang pembalap harusnya membawa mobil yang bisa ia kendalikan. Dengan tim pabrikan, upaya untuk tampil maksimal merasuk hingga ke bagian dalam mobil.

“Di LMP2, tangan Anda terikat. Anda hanya bisa mengemudikan mobil apa adanya. Saya rindu menjadi pembalap yang bisa memberi masukan pengembangan teknis seperti di Toyota.

Kendati demikian, Davidson masih merasakan hal baik dari kelas runner-up WEC, yaitu membiarkan mobil LMP1 lewat dan menyalip kelas GTE. 

"Anda masih bisa menyalip kompetitor kelas GTE. Selain itu saya sempat kaget saat kompetitor LMP1 mendekat. Ternyata, kita tinggal membiarkan mereka lewat saja. Tidak ada masalah."

Optimisme masih ada dalam diri Davidson. Saat ditanya mengenai target balapan 6 Jam di Silverstone, ia membidik balapan bebas insiden dan podium.

“Jangan salah, Oreca cukup bagus dengan dana yang ada,” bela Davidson. “Target saya adalah podium dan membalap dengan baik tanpa terlibat insiden.

“Meski belum menjadi satu dengan mobil, saya adalah pembalap sportcar berpengalaman, jadi ya tinggal fokus saja.”

Saksikan siaran langsung WEC Silverstone 6 Jam petang ini, mulai pukul 17.30 WIB. Daftar di sini untuk nonton GRATIS!

Wawancara oleh Jamie Klein

Slider
List

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
1/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
2/10

Foto oleh: Paul Foster

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
3/10

Foto oleh: Paul Foster

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
4/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
5/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Roberto Gonzalez, Pastor Maldonado, Anthony Davidson
6/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#31 Dragonspeed Oreca 07: Anthony Davidson

#31 Dragonspeed Oreca 07: Anthony Davidson
7/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
8/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
9/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
10/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

Artikel WEC berikutnya
Ikuti Le Mans Esports Series berhadiah total Rp 1,4 miliar

Artikel sebelumnya

Ikuti Le Mans Esports Series berhadiah total Rp 1,4 miliar

Next article

WEC Silverstone: Toyota didiskualifikasi, Rebellion menang

WEC Silverstone: Toyota didiskualifikasi, Rebellion menang
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Event Silverstone
Pembalap Anthony Davidson
Tim Dragonspeed
Penulis Wisnu Setioko
Tipe artikel Reactions