Peugeot 9X8 Diluncurkan, Debut di Monza 6 Hours

Pabrikan asal Prancis, Peugeot, resmi merilis Hypercar anyarnya, 9X8, yang bakal memanaskan persaingan World Endurance Championship (WEC) pada Juli mendatang.

Peugeot 9X8 Diluncurkan, Debut di Monza 6 Hours

Dalam peluncuran yang berlangsung di Portimao, Portugal pada Jumat (20/5/2022), Peugeot juga mengungkap versi 9X8 yang siap berlomba dengan mengusung skema warna abu-abu dan hitam, serta aksen hijau.

Livery yang digunakan merupakan evolusi dari desain yang terlihat di beberapa penampilan publik dan uji coba, tepatnya sejak iterasi awal mobil pertama kali terungkap tahun lalu.

Peugeot telah memutuskan untuk tidak menambahkan sayap belakang konvensional pada versi 9X8, yang sebagian besar downforce dihasilkan dari bagian bawah bodi mobil, area di mana tim punya lebih banyak kebebasan.

Lantas, kapan pencinta roda empat bisa menyaksikan performa Peugeot 9X8? Yakni pada putaran keempat WEC 2022 di Monza 6 Hours. Itu berarti setelah balap ketahanan ikonik Le Mans 24 Hours.

“Peugeot 9X8 yang sangat dinanti akan melakukan debutnya di Monza untuk putaran keempat FIA World Endurance Championship 2022 pada 10 Juli dan akan bergabung dengan grid terbesar kedua dalam sejarah FIA WEC,” melansir laman resmi kejuaraan.

Peugeot 9x8

Peugeot 9x8

Foto oleh: Peugeot Sport

James Rossiter telah ditunjuk sebagai pengganti Kevin Magnussen dalam Monza 6 Hours. Awalnya, sang pembalap dikontrak pembalap penguji. Tetapi kini dipromosikan menyusul kembalinya K-Mag ke Formula 1 bersama Haas.

Namun, belum diketahui siapa pembalap yang akan diturunkan Peugeot pada dua putaran WEC berikutnya di Fuji 6 Hours serta Bahrain 8 Hours.

Rossiter sendiri bakal bergabung dengan lima rekan setimnya yang telah lebih dulu dikontrak oleh tim, yaitu Jean-Eric Vergne, Paul di Resta, Loic Duval, Gustavo Menezes dan Mikkel Jensen.

Baca Juga:

Pemenang balapan SUPER GT tersebut tampil perdana di WEC dengan mengemudikan mobil Lotus LMP2 pada 2012.

Pria asal Inggris ini lalu pindah ke kelas LMP2 ByKolles, serta mencatatkan penampilan secara sporadis dengan mobil LMP1 antara musim 2016 sampai 2019.

Sementara itu, Peugeot kali terakhir memenangi Le Mans 24 Hours pada 2009 silam, menggunakan mobil 908 HDi FAP bertenaga diesel.

Saat pabrikan memutuskan kembali ke Circuit de la Sarthe pada 2023, mereka harus bersiap menghadapi persaingan, antara lain dari Toyota, Ferrari, Glickenhaus, Porsche dan Cadillac.

Peugeot 9x8

Peugeot 9x8

Foto oleh: Peugeot Sport

dibagikan
komentar
Sean Gelael Tempa Fisik Hadapi 24 Hours of Le Mans
Artikel sebelumnya

Sean Gelael Tempa Fisik Hadapi 24 Hours of Le Mans

Artikel berikutnya

Alonso Tegaskan F1 Lebih Penting ketimbang Triple Crown

Alonso Tegaskan F1 Lebih Penting ketimbang Triple Crown