Porsche tidak mengincar pembalap terkenal sebagai pengganti Webber

Bos tim Porsche LMP1, Andreas Seidl, mengakui timnya tidak mengincar nama-nama besar sebagai pembalap pengganti Mark Webber di 2017.

Seperti yang telah diumumkan sebelum balapan 6 Hours of Fuji, pembalap veteran, Mark Webber, akan pensiun dari profesi pembalap. Hal tersebut membuka satu kursi kosong dari susunan enam pembalap WEC Porsche.

Berbicara terkait calon pengganti Webber di tim pabrikan Jerman itu, Seidl dengan cepat menyebut nama-nama seperti Nick Tandy dan Earl Bamber – yang saat ini membalap untuk tim GT Porsche.

Di musim 2016 ini, kedua pembalap tersebut, lebih sering menghabiskan waktu di kejuaraan IMSA WeatherTech SportsCar. Namun pada bulan Juni, mereka mengunjungi sirkuit La Sarthe untuk membalap di mobil Porsche 911 dari tim pabrikan di kelas GTE-Pro.

“Tentunya, banyak pembalap yang berminat untuk bergabung bersama Porsche, tetapi kami hanya akan mengambil keputusan susunan pembalap itu setelah musim balap tahun ini selesai,” ujar Seidl kepada Motorsport.com.

“Kami sedikit terbantu dalam proses pemilihan itu karena kami memiliki dua pemenang balapan Le Mans di susunan pembalap GT kami saat ini [Tandy dan Bamber]. Mereka berdua menjadi prioritas kami, tetapi saya tidak ingin menjelaskan lebih detail lagi untuk saat ini.”

Ketika ditanya apakah akan ada reshuffle susunan pembalap di luar pengganti Webber, Seidl menambahkan: “Seperti yang telah kami lakukan pada tahun-tahun sebelumnya, kami akan menganalisis musim kami, baru kemudian kami mengambil keputusan.

“Saya berpikir, susunan pembalap yang stabil menjadi faktor penting dalam kesuksesan kami. Jadi, saya berusaha untuk melanjutkan hal itu. Saya tidak ingin membeberkan nama pembalap secara spesifik untuk saat ini.”

Seidl menekankan, meskipun mereka memiliki nama-nama seperti Juan Pablo Montoya dan Felipe Massa sebagai kandidat pengganti Webber, ia tidak merasa tertekan harus merekrut nama-nama pembalap yang terkenal – tetapi ia juga tidak mengesampingkan kemungkinan tersebut.

“Pertama-tama, kami membutuhkan pembalap yang dapat tampil maksimal. Karena tidak ada gunanya bila kami merekrut seorang pembalap terkenal, tetapi dia tidak dapat tampil maksimal dari balik kemudi mobil,” ujarnya.

“Bersama Mark, kami mendapatkan bonus, selain ia adalah seorang pembalap yang terkenal, tetapi juga pembalap yang handal. Sama seperti yang kami alami bersama Nico Hulkenberg [di Le Mans tahun lalu].

“Pembalap terkenal memang bukan menjadi prioritas bagi kami. Tetapi bila mereka dapat tampil kencang, dan berkomitmen tinggi terhadap proyek ini, mengapa tidak?”

 

Laporan tambahan oleh Jamie Klein

Jadilah bagian dari sesuatu yang besar

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Pembalap Mark Webber , Earl Bamber , Nick Tandy
Tim Porsche Team
Tipe artikel Breaking news