Rebellion pindah ke LMP2 pada 2017

Salah satu tim privatir yang saat ini berkompetisi di kelas LMP1 World Endurance Championship, Rebellion Racing, mengonfirmasikan kepindahan mereka ke kelas LMP2 untuk musim 2017.

Rebellion yang – dengan mudah – berada di ambang kemenangan trofi kelas LMP1 privatir untuk yang kelima kalinya secara beruntun, telah mengurangi usaha mereka, dengan hanya menurunkan satu mobil untuk tiga sisa balapan musim ini.

Rebellion memulai musim ini dengan dua mobil Rebellion R-One yang ditenagai mesin AER. Mobil Rebellion #12 memenangi kategori tim LMP1 independen di Le Mans, sementara mobil #13 memenangi kategori yang sama di lima ronde lainnya. Mobil #4 dari tim ByKolles menjadi satu-satunya mobil dan tim yang menjadi pesaing tim Swiss itu.

Rebellion memberikan pernyataan: “Pengembangan teknologi yang dilakukan oleh tim-tim pabrikan [Audi, Porsche, Toyota] benar-benar meningkatkan tingkat kompetisi kelas LMP1 secara signifikan. Sejak tujuh musim yang lalu, Rebellion telah menjadi perwakilan utama bagi tim privatir di kategori ini. Untuk tahun depan, Rebellion Racing akan pindah ke kategori LMP2 yang akan menggunakan regulasi baru,”

Rebellion hingga saat ini belum mengonfirmasi jumlah mobil yang akan diikutsertakan dan nama penyuplai sasis di kelas LMP2 untuk musim depan.

“Dengan spesifikasi mobil LMP2 terbaru yang akan memenuhi syarat di hampir semua kejuaraan sportscar dunia, ini adalah masa-masa yang sangat menarik bagi kami.”

“Mobil LMP2 yang baru akan tampil lebih cepat dibandingkan mobil tahun ini. Dan dengan tingkat kompetisi yang tinggi antar tim dan mobil, tantangan yang ditawarkan oleh kategori ini menjadi sangat menarik bagi Rebellion Racing.”

 

Laporan tambahan oleh Valentin Khorounzhiy

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Tipe artikel Breaking news