Sean Gelael Gagal Bawa JOTA Sport Raih Podium WEC Monza

Wakil Indonesia, Sean Gelael bersama rekan setimnya Stoffel Vandoorne dan Tom Blomqvist gagal capai target akibat kesalahan strategi.

Sean Gelael Gagal Bawa JOTA Sport Raih Podium WEC Monza

#28 JOTA Sport melakukan kesalahan dalam menerapkan strategi di Monza 6 Hours yang membuat ketiga pembalap mereka gagal meraih podium, Minggu (18/7/2021).

Sean Gelael, Vandoorne dan Blomqvist harus puas finis kelima. Namun, balapan itu juga memberikan banyak pelajaran untuk seri Kejuaraan Dunia Ketahanan (WEC) berikutnya.

Posisi lima besar juga menjadi hasil yang snagat baik bagi JOTA Sport, mengingat mereka harus start dari posisi belakang akibat kecelakaan saat sesi kualifikasi.

“Kami menang dan kalah bersama-sama sebagai sebuah tim. Kami sudah berjuang keras untuk finis di posisi ketiga, tapi kami membuat kesalahan di strategi, dan akhirnya harus puas menyelesaikan lomba di urutan kelima,” kata Sean Gelael.

“Kami belajar banyak hal dari hasil balapan ini dan kami tak ingin menyerah begitu saja untuk meraih hasil lebih baik.”

Baca Juga:

Tetapi, jika dilihat dari performa dan hasil yang didapatkan sepanjang musim ini, jelas hasil di Monza 6 Hours merupakan sebuah kemunduran. Pasalnya, dalam dua balapan awal WEC di Belgia dan Portugal, mereka berhasil podium dalam kelas LMP2.

Akhir pekan Monza 6 Hours bagi #28 JOTA Sport sendiri diawali dengan kecelakaan yang dialami Stoffel Vandoorne pada kualifikasi.

Itu membuat mereka tak bisa melanjutkan sesi perebutan posisi start, karena mobil mengalami kerusakan serius dan akhirnya menyebabkan Sean Gelael, Vandoorne dan Blomqvist start dari grid ke-17.

#28 JOTA Sport juga dipusingkan ban mobil yang rusak, mengingat jatah ban untuk kualifikasi dan balapan menjadi satu paket.

Saat balapan dimulai, Vandoorne terlihat tak langsung menggeber mobil sesuai keinginan untuk mengambil alih beberapa posisi. Pembalap Belgia itu harus mengkalkulasi penggunaan ban selama balapan.

Kendati begitu, berkat pengalamannya di ajang balap single-seater, Vandorrne sempat membawa #29 JOTA Sport ke posisi kelima.

Selanjutnya, Sean Gelael menjadi pembalap kedua yang turun. Andalan Team Jagonya Ayam ini bahkan menunjukkan kelasnya dengan menyusul Ryan Cullen (Misi Competizione) dan Frits Van Eerd (Racing Team Netherland).

#28 JOTA Oreca 07 - Gibson: Sean Gelael, Stoffel Vandoorne, Tom Blomqvist

#28 JOTA Oreca 07 - Gibson: Sean Gelael, Stoffel Vandoorne, Tom Blomqvist

Foto oleh: Team Jagonya Ayam

Mantan pembalap Formula 2 itu sempat membawa tim JOTA #28 ke posisi ketiga yang merupakan zona terakhir podium di kelas LMP2.

Namun, tim melakukan kesalahan saat pit stop yang membuat Sean mendapatkan penalti. Itu membuatnya posisinya melorot dan bahkan berstatus tertinggal satu lap.

Perjuangan mereka seperti harus dimulai lagi dari awal, dengan Blomqvist yang turun sebagai pembalap ketiga juga kesulitan untuk memperbaiki posisi. Vandoorne yang mengendarai #28 JOTA Sport hingga garis finis tak mampu untuk mengejar ketertinggalan.

Seri berikutnya FIA WEC 2021 adalah balapan legendaris dan paling dinanti, Le Mans 24 Hours, yang digelar pada 21-22 Agustus mendatang.

#28 JOTA Oreca 07 - Gibson: Sean Gelael, Stoffel Vandoorne, Tom Blomqvist

#28 JOTA Oreca 07 - Gibson: Sean Gelael, Stoffel Vandoorne, Tom Blomqvist

Foto oleh: Team Jagonya Ayam

dibagikan
komentar
Hasil WEC Monza 6 Hours: Toyota Bekuk Alpine, JOTA Amankan P5

Artikel sebelumnya

Hasil WEC Monza 6 Hours: Toyota Bekuk Alpine, JOTA Amankan P5

Artikel berikutnya

Ilott Debut Le Mans 24 Hours bersama Iron Lynx Ferrari

Ilott Debut Le Mans 24 Hours bersama Iron Lynx Ferrari
Muat komentar