Skuad Toyota bertekad pulih dari “sakit hati” balapan Le Mans

dibagikan
komentar
Skuad Toyota bertekad pulih dari “sakit hati” balapan Le Mans
Charles Bradley
Oleh: Charles Bradley
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
18 Jul 2016 02.37

Toyota berharap paket aerodinamik terbaru mereka dapat membantu kepulihan mereka di balapan FIA World Endurance Championship di Nurburgring, setelah dihinggapi rasa “sakit hati” dan kekecewaan balapan Le Mans.

#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima
#5 Toyota Racing Toyota TS050 Hybrid: Anthony Davidson, Sテゥbastien Buemi, Kazuki Nakajima

Kemenangan 24 Hours of Le Mans yang terlihat sudah berada di genggaman skuad mobil #5 yang dikemudikan Anthony Davidson, Sebastien Buemi, dan Kazuki Nakajima terlepas dengan balapan hanya menyisakan waktu lima menit, [akibat kerusakan teknis di sistem turbo mereka.](Toyota mengungkapkan alasan kekalahan mereka di Le Mans pada putaran terakhir),

Seperti rival-rival LMP1 mereka, Porsche dan Audi, Toyota akan memberikan debut paket aerodinamik yang dinamakan “ultra-high-downforce” pada minggu ini.

Bodywork bagian depan dan belakang telah dikembangkan di terowongan angin markas mereka di Koln untuk menambah daya tekan dengan mengorbankan kecepatan puncak. Kombinasi tersebut dinilai lebih sesuai untuk sirkuit-sirkuit di sisa ronde musim WEC.

“Setelah melupakan rasa sakit hati di Le Mans, saya sudah pasti sangat tidak sabar untuk kembali ke kursi kemudi TS050 Hybrid,” ujar Davidson, yang mobilnya juga gugur saat sedang memimpin balapan WEC sebelumnya di Spa.

“Nurburgring adalah sirkuit yang sangat saya nikmati, dan mudah-mudahan mobil kami akan akan tetap kompetitif seperti di dua ronde terakhir.”

Buemi menambahkan: “Dari ketiga balapan yang kami sempat pimpin, dua di antaranya [kami pimpin] hingga paruh akhir balapan, jadi saya cukup percaya diri kami juga akan memiliki performa yang baik di Nurburgring.

“Kami mengerti bagaimana sulitnya balapan di Le Mans, tetapi itu sudah ada di belakang kami dan kini kami harus melihat ke balapan sisa musim ini.”

Rekan satu tim yang berada di perebutan juara

Mike Conway, yang membalap mobil Toyota #6 bersama Stephane Sarrazin dan Kamui Kobayashi, berpikir balapan yang akan datang dapat mengubah peta persaingan di sisa musim ini.

“Akan sangat menarik melihat siapa yang membawa paket yang tepat di sana, karena sirkuit-sirkuit yang akan datang mempunyai karakteristik high-downforce sehingga kami akan datang dengan aerodinamik yang telah direvisi,” ujarnya.

Mobil #6 finish di urutan kedua pada balapan Le Mans, dan kini berada di urutan ketiga klasemen pembalap, hanya terpaut satu poin dari Audi di urutan kedua.

Kobayashi menambahkan: “Kami kini memiliki mobil yang berbeda, dengan downforce yang lebih, sehingga kami harus bekerja keras untuk mendapatkan yang terbaik dari mobil kami.

“Tim telah bekerja dengan baik untuk paket di Le Mans, sehingga saya percaya diri kami akan dapat mengulangi hal tersebut,”

Jangan lewatkan video preview kami...

Artikel WEC berikutnya
Fassler: Ketidakhadiran Treluyer akan membuat balapan di Nurburgring terasa “aneh”

Artikel sebelumnya

Fassler: Ketidakhadiran Treluyer akan membuat balapan di Nurburgring terasa “aneh”

Next article

Porsche akan beri debut aero kit dengan “tampilan baru” di Nurburgring

Porsche akan beri debut aero kit dengan “tampilan baru” di Nurburgring
Muat komentar