Tidak ada penalti BoP untuk Ford dan Ferrari meskipun dominasi mereka di Le Mans

dibagikan
komentar
Tidak ada penalti BoP untuk Ford dan Ferrari meskipun dominasi mereka di Le Mans
Charles Bradley
Oleh: Charles Bradley
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
13 Jul 2016 02.33

Ford dan Ferrari, keduanya lolos dari tambahan pembatasan pada Balance of Performance untuk ronde FIA World Endurance Championship minggu depan, meskipun dominasi mereka pada event-event GTE Pro selama ini.

#51 AF Corse Ferrari 488 GTE: Gianmaria Bruni, James Calado, Alessandro Pier Guidi
#51 AF Corse Ferrari 488 GTE: Gianmaria Bruni, James Calado, Alessandro Pier Guidi
Checkered flag for #66 Ford Chip Ganassi Racing Ford GT: Olivier Pla, Stefan Mテシcke, Billy Johnson d
#67 Ford Chip Ganassi Racing Ford GT: Marino Franchitti, Andy Priaulx, Harry Tincknell

Mobil Ferrari 488 GTE dari tiim dengan dukungan pabrikan, AF Corse memenangkan ronde pembuka kejuaraan WEC di Silverstone dan Spa, sementara Ford berhasil mengalahkan pabrikan Italia itu untuk memenangkan balapan akbar 24 Hours of Le Mans.  

Berita ini datang setelah perubahan BoP “di luar kebiasaan” yang dilakukan oleh organisasi induk olahraga bermotor Amerika Serikat IMSA, di mana pada kejuaraan yang dinaungi organisasi tersebut, mobil Ford GT diberi penambahan berat 15kg, pengurangan turbo boost, dan pengurangan kapasitas bahan bakar sebelum balapan minggu lalu yang dilangsungkan di Kanada – yang Ford juga menangi.

Sementara di WEC, rival mereka di GTE Pro, Porsche dan Aston Martin telah diberi kelonggaran untuk meningkatkan performa mobil mereka di perubahan BoP terbaru.

Mobil Porsche 911 RSR diberi pengurangan berat 15kg, dan penambahan ukuran air restrictor sebesar 0,2mm untuk event berikutnya. Sementara mobil Aston Martin Vantage V8 akan diberi penambahan ukuran air restrictor sebesar 0,4mm,

Di kelas GTE-Am, Aston mengalami pengurangan ukuran air restrictor sebesar 0,3mm, sementara Ferrari mendapat penambahan berat 15kg, dan Porsche diberi pengurangan berat 10kg.

Artikel WEC berikutnya
Kolom Nelson: Dari Le Mans ke London dan kembali ke NASCAR

Artikel sebelumnya

Kolom Nelson: Dari Le Mans ke London dan kembali ke NASCAR

Next article

Fassler: Ketidakhadiran Treluyer akan membuat balapan di Nurburgring terasa “aneh”

Fassler: Ketidakhadiran Treluyer akan membuat balapan di Nurburgring terasa “aneh”
Muat komentar