Tim privateer LMP1 peroleh penyetaraan performa

dibagikan
komentar
Tim privateer LMP1 peroleh penyetaraan performa
Oleh: Gary Watkins
13 Nov 2018 12.27

Tim privateer LMP1 mendapatkan tambahan performa dengan meningkatnya jumlah bahan bakar yang dapat digunakan tiap lap pada balapan Shanghai 6 jam.

Perubahan regulasi untuk balapan di Shanghai International Circuit, 18 November mendatang, bertujuan untuk mencegah para pembalap privateer (nonpabrikan) LMP1 menerapkan metode lift and coast demi memenuhi target penggunaan bahan bakar.

Meningkatnya alokasi bahan bakar menjadi solusi atas komplain dari tim non-pabrikan LMP1 di Fuji, mereka mengeluhkan hal tersebut, yang menurut mereka menghambat performa mobil.

Terlebih, mereka mengklaim FIA, selaku regulator, dan promotor WEC, Automobile Club de I’Ouest (ACO), menjanjikan para pembalap LMP1 nonpabrikan tak perlu melakukan lift and coast usai Le Mans 24 jam.

“Jelas yang terjadi di Fuji merupakan hasil dari kesalahan perhitungan (bahan bakar), dan kami kembali pada situasi seperti di Silverstone,” ujar Gaetan Jego, Direktur Teknis SMP Racing team, kepada Motorsport.com.

“Semua tim privatir seharusnya dapat melakukan lap saat kualifikasi tanpa perlu melakukan lift and coast, dan jika Anda punya potensi melakukan itu saat kualifikasi, jelas Anda akan bisa melakukannya saat balapan.”

Sementara itu, mobil-mobil dengan turbocharger, semisal SMP BR Engineering BR1, yang menggunakan mesin AER P60B, akan mendapatkan alokasi bahan bakar lebih.

Mereka akan mendapatkan tambahan alokasi sekitar 9,9 persen untuk tiap kilometer, sementara itu mobil dengan mesin normally aspirated (NA), contohnya Rebellion R-13, hanya mendapatkan 8,5 persen.

“Kami jelas lebih terpengaruh dibanding mobil normally aspirated di Fuji. FIA dan ACO masih mempelajari bagaimana membuat EoT (paket regulasi) bekerja, koreksi yang mereka buat adalah hal bagus,” tambah Jego.

Meningkatnya alokasi bensin maksimal tiap periode dalam paket regulasi Shanghai sejalan dengan total energi yang dihasilkan bahan bakar bagi tim nonpabrikan, karena pembatasan aliran bahan bakar mempengaruhi durasi pengisian tangki bahan bakar sampai penuh.

Meski demikian, Jego memperingatkan paket regulasi Shanghai nampaknya tidak akan memiliki dampak signifikan bagi tim nonpabrikan untuk memperpendek jarak dengan Toyota.

“Tentu kami akan lebih kencang, begitupun juga Toyota. Karena kesalahan perhitungan (bahan bakar), berarti mereka harus memangkas penggunaan bahan bakar mereka juga di Fuji,” tandasnya.

Slider
List

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Henrik Hedman, Ben Hanley, Renger Van der Zande

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Henrik Hedman, Ben Hanley, Renger Van der Zande
1/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#17 SMP Racing BR Engineering BR1: Stephane Sarrazin, Egor Orudzhev, Matevos Isaakyan

#17 SMP Racing BR Engineering BR1: Stephane Sarrazin, Egor Orudzhev, Matevos Isaakyan
2/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna

#1 Rebellion Racing Rebellion R-13: Andre Lotterer, Neel Jani, Bruno Senna
3/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#3 Rebellion Racing Rebellion R-13: Mathias Beche, Gustavo Menezes, Thomas Laurent

#3 Rebellion Racing Rebellion R-13: Mathias Beche, Gustavo Menezes, Thomas Laurent
4/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Rene Binder

#4 ByKolles Racing Team Enso CLM P1/01: Oliver Webb, Rene Binder
5/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
6/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button

#11 SMP Racing BR Engineering BR1: Mikhail Aleshin, Vitaly Petrov, Jenson Button
7/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Ben Hanley, James Allen

#10 Dragonspeed BR Engineering BR1: Ben Hanley, James Allen
8/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso

#8 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Sebastien Buemi, Kazuki Nakajima, Fernando Alonso
9/10

Foto oleh: Toyota Racing

Winners #7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez

Winners #7 Toyota Gazoo Racing Toyota TS050: Mike Conway, Kamui Kobayashi, Jose Maria Lopez
10/10

Foto oleh: JEP / LAT Images

Next article
Pasarkan lini Redline, Corvette Racing pakai livery spesial

Artikel sebelumnya

Pasarkan lini Redline, Corvette Racing pakai livery spesial

Next article

WEC Shanghai: Toyota finis 1-2 di kondisi cuaca buruk

WEC Shanghai: Toyota finis 1-2 di kondisi cuaca buruk
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan WEC
Event Shanghai
Penulis Gary Watkins