Token mesin dan 10MJ hibrida siap ditetapkan di peraturan LMP1 2018

Implementasi keamanan yang baru dan diperbolehkannya penggunaan paket pemulihan energi sebesar 10-megajouel siap ditetapkan di regulasi teknis LMP1 yang baru untuk tahun 2018.

Rancangan regulasi FIA World Endurance Championship untuk tahun 2018-2021 mendekati penyelesaian dan diperkirakan akan diumumkan sebentar lagi.

Diskusi antara ACO, FIA, tim-tim pabrikan telah berjalan selama satu tahun lebih, dan diyakini akan mencatumkan sistem token diimplementasikan di regulasi.

Sistem token diajukan oleh Toyota pada tahun 2015 untuk mengatasi masalah penghematan biaya di kelas LMP1 dengan motivasi untuk menarik tim-tim pabrikan baru yang berpotensial.

“Kami mengerjakan regulasi baru ini dengan baik, dan tentang stabilitas, kami ingin terus melanjutkan pengembangan performa,” Rob Leupen dari Toyota berbicara kepada Motorsport.com

“Saya berpikir sistem token akan membantu kejuaraan ini, membantu regulasi untuk tetap stabil dan mudah diprediksi dan berfokus pada bagian-bagian yang penting. Ini akan membantu semua orang.”

Toyota, yang diyakini menjalankan program LMP1 dengan biaya yang lebih sedikit dibandingkan rival mereka yaitu Audi dan Porsche, menginginkan sistem token untuk diterapkan agar pengendalian biaya di aspek spesifik pada mobil dan tenaga penggerak.

“Kami tetap ingin berinovasi dan kebebasan, tetapi kami juga ingin adanya pengendalian biaya,” konfimasi dari kepala teknis Toyota, Pascal Vasselon kepada Motorsport.com.

“Sehingga kami telah mengajukan prinsip ini supaya kita dapat menetapkan elemen-elemen mana saja dari mobil yang harus diberikan sistem token dan batas jumlah token yang dapat dipakai.

“Kami berpikir hal ini adalah cara yang elegan untuk mengurangi cakupan pengembangan tiap tahunnya, sehingga tim masih dapat mengembangkan dan melakukan inovasi tetapi tidak hanya bermaksud untuk menjadi beda dari yang lain.”

Motorsport.com juga telah memahami bahwa pertentangan awal dari Audi dan Porsche untuk menerima ide sistem token ini telah meredam pada bulan-bulan terakhir ini.

Pengumuman yang menyangkut beberapa aspek dari regulasi tahun 2018 diyakini akan dilakukan sebentar lagi.

Sementara Toyota terlihat sudah berkomitmen terhadap masa depan mereka di kelas LMP1, Audi hingga saat ini masih belum mengumumkan secara publik untuk meninggalkan atau menetap di FIA WEC setelah musim 2017.

Tapi banyak yang meyakini bahwa keputusan telah diambil oleh Dewan Pengawas dari Audi pada musim semi kemarin untuk tetap melanjutkan program mereka, selama mereka mendapatkan kesetaraan mengenai aspek mesin diesel dan mesin bensin.

Laporan tambahan oleh Erwin Jaeggi

Jangan lewatkan video preview Inside WEC Le Mans kami…

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC , Le Mans
Tim Team Joest , Porsche Team , Gazoo Racing
Tipe artikel Breaking news