Toyota Akui Terapkan Team Order Supaya Menang di Portimao 8 Hours

Toyota tak menampik terapkan team order demi memenangi Kejuaraan Ketahanan Dunia (WEC) FIA, Portimao 8 Hours, Minggu (13/6/2021).

Regulasi tim Jepang itu berubah dibanding musim lalu. Di Algarve, Portugal, terlihat dua Toyota Le Mans Hypercars masih balapan pada beberapa menit akhir. Bahkan terjadi pergantian posisi dua kali antara rival internal tersebut.

Usut punya usut, ternyata itu strategi yang disengaja. Sungguh mengherankan karena mereka selalu membekukan posisi pada saat pit stop terakhir, tahun lalu.

Direktur teknik Toyota Gazoo Racing Eropa, Pascal Vasselon, mengakui arah tim sekarang berubah. Keputusan diambil berdasarkan diskusi dengan para pembalap.

“Ini yang kami ubah. Kami secara berkelanjutan melakukan diskusi menyaring lagi aturan dengan para pembalap. Mereka semua memilih akhir balapan adalah akhir dari balapan,” ucapnya.

“Ketika kami membekukan lomba pada pitstop terakhir, ada saatnya di mana sedikit sulit ketika mobil tidak berada pada situasi yang sama. Pada akhirnya, itu tak berubah banyak.”

Sebastien Buemi unggul dengan marjin tipis dari rekan setimnya, Jose Maria Lopez dalam mobil kedua. Balapan menjadi hijau setelah sempat kuning, saat waktu sisa 25 menit.

Pembalap Argentina itu terus mengurangi selisih waktu. Ia merebut urutan ke depan usai Buemi diminta melambat untuk memberikan jalan baginya.

Baca Juga:

Namun, tiga lap berikutnya, pria 32 tahun tersebut balas dendam dan Lopez yang diinstruksikan mengalah. Manuver itu sah-sah saja karena Toyota membuat regulasi, di mana ketika ada dua mobil mereka bertarung di trek, maka yang terkencang harus diprioritaskan.

“Kami lihat pada sektor bebas lalu lintas. Pada bagian pertama (setelah Full Course Yellow), Jose Maria lebih cepat, jadi dia lewat, tapi ketika dia ada di depan dan tidak kencang, jadi kami tukar lagi,” Vasselon menerangkan.

“Ini aturan yang mana kami harus pastikan kalau pembalap menerima pertukaran.”

Buemi meraih kemenangan di dalam GR010, yang dibagi dengan Kazuki Nakajima dan Brendon Hartley, keunggulan 1,8 detik setelah melaju 300 lap.

Saat periode safety car, pada jam kelima, pembalap dengan mobil yang menang diminta menghemat bahan bakar untuk menghindari pit stop splash and dash. Lopez membawa mobil yang dibagi dengan Kamui Kobayashi dan Mike Conway hingga membuat splash saat waktu kurang dari 30 menit.

Karena Lopez dapat berhenti dalam momen FCY, maka dia hanya membukukan defisit tipis daripada mobil Buemi.

dibagikan
komentar

Video terkait

Perbandingan Pole Lap Time F1, MotoGP dan WEC di Portimao

Artikel sebelumnya

Perbandingan Pole Lap Time F1, MotoGP dan WEC di Portimao

Artikel berikutnya

WEC Monza 6 Hours Izinkan Penonton Terbatas

WEC Monza 6 Hours Izinkan Penonton Terbatas
Muat komentar