Toyota tunjuk pimpinan proyek LMP1 sebagai bos tim WEC

Sosok dibalik sistem hybrid Toyota LMP1 di FIA World Endurance Championship menjadi pimpinan baru tim balap Toyota di Jerman

Hisatake Murata dipromosikan dari posisinya sebagai general manager pengembangan balap menjadi presiden Toyota Motorsport GmbH di Cologne.

Ia juga menjalankan fungsi sebagai presiden tim Toyota Gazoo Racing. Bendera tim balap Toyota di arena WEC.

Selain memimpin prigram WEC, Murata juga akan bertanggungjawab atas bisnis TMG lain. Termasuk proyek penelitian dan pengembangan, serta jasa yang ditawarkan ke pelanggan. .

Murata, 53, menggantikan Toshio Sato yang menjabat sejak 2015. Sato dimutasi ke posisi baru dalam divisi powertrain Toyota.

“Saya bangga mendapatkan posisi baru di TMG,” ucap Murata.

“Sejak awal proyek LMP1 hybrid kami, saya telah menjalin hubungan erat dengan anggota TMG. Jadi saya tidak sabar untuk bekerja sama lebih erat, meraih kesuksesan dalam semua area.” .

Murata memiliki sejarah panjang dengan balap Toyota sejak akhir 1980-an.

Ia pernah berada dalam program Group C, CART dan IndyCar. Sebelum ditugaskan dalam proyek hybrid proyek WEC.

Perubahan manajemen TMG dilakukan tepat ketika masa depan proyek WEC berada dalam ketidakpastian.

Toyota memang mengonfirmasi partisipasinya di LMP1 hingga 2018. Namun hal dinyatakan karena mereka meyakini adanya lawan dari pabrikan. 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Tim Toyota Racing
Tipe artikel Breaking news