Toyota pesimistis bisa rebut gelar WEC

Setelah kekalahan di Austin, Toyota merasa peluangnya merebut gelar juara dunia telah berakhir. Akan fokus memenangkan sisa seri tersisa.

Pascal Vasselon, direktur teknik Toyota Motorsport GmbH menggambarkan peluang Toyota mengulangi kesuksesan 2014 dengan kata “minimal”. Setelah kedua TS050 Hybrid diasapi Porsche 1-2 di AS.

“Agar dapat memenangkan kejuaraan, kami harus menang semua sesi tersisa. Dan itu termasuk Austin,” ucap Vasselon kepada Motorsport.com.

“Tanpa kondisi khusus menimpa #2 Porsche, peluang kami berada di titik minimal. Jadi kami akan fokus memenangkan lomba.”

Vasselon mengatakan tim masih kecewa akibat kekalahan di Austin, walau kali ini lebih dekat dengan rivalnya jika dibandingkan seri WEC sebelumnya di Kota Meksiko.

Sebastian Buemi dan Kazuki Nakajima saat ini tertinggal 41 angka dari pimpinan klasemen Timo Bernhard, Brendon Hartley dan Earl Bamber. Dengan musim menyisakan total 78 angka dari tiga balap terakhir.

Anthony Davidson, absen di Austin atas alasan pribadi, berada di belakang lagi dengan selisih 15 angka.

Toyota bersikeras pembalap Inggris ini hanya absen pada satu seri dan akan kembali ke mobil #8 di Fuji bulan depan bersama dengan Buemi dan Nakajima.

Fuji adalah satu-satunya seri dimenangkan Toyota pada musim 2016. Dan Buemi berharap TS050 akan tampil lebih kompetitif menghadapi Porsche.

“Performa kami dibawah ekspektasi saat kualifikasi, namun mobil jelas lebih baik jika dibandingkan dengan Kota Meksiko. Di sana kami samasekali tidak memiliki daya cengkeram. Dan saya pikir akan lebih baik lagi di Fuji,” jelas Buemi.

“Jarak antara kami dengan Porsche tidak terlalu lebar. Saya berusaha mengejar Porsche menjelang akhir lomba. Namun, banyak kendala dengan banyaknya mobil dan terlalu beresiko jika memaksakan diri melewati mobil lebih pelan.”

Laporan tambahan oleh Guido Schittone

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Event Austin
Trek Circuit of the Americas
Tim Toyota Motorsport GmbH
Tipe artikel Breaking news