WEC Bakal Gelar Balapan Siang Hari Pertama di Bahrain

Lomba pertama dari double-header WEC Bahrain 6 Hours di Sirkuit Sakhir akan diselenggarakan siang hari pada musim ini.

WEC Bakal Gelar Balapan Siang Hari Pertama di Bahrain

Balap ketahanan itu dijadwalkan berlangsung 30 Oktober mendatang. Dimulai pukul 11 pagi waktu setempat dan berakhir pukul 5 sore tepat saat matahari terbenam.

Sedangkan putaran pemungkas WEC Bahrain 8 Hours, keesokan harinya, bakal digelar pukul 2 siang, dengan perlombaan berakhir pada pukul 10 malam waktu setempat.

Dalam seri WEC sebelumnya di Sirkuit Internasional Bahrain, baik yang berdurasi enam dan delapan jam, balap ketahanan dunia itu selalu berakhir pada malam hari.

Bahrain 6 Hours perdana pada 2012 dimulai pukul 4 sore, seperti halnya musim 2016 dan 2017. Sedangkan lomba pada 2013 serta 2015 dimulai pukul 3 sore.

Untuk gelaran tahun ini, WEC Bahrain 8 Hours pada 6 November nanti akan mengikuti waktu musim 2019.

“Akan menarik dalam melihat strategi berbeda yang diadopsi tim untuk double-header,” ucap bos WEC, Frederic Lequien.

“Ini pasti akan memberikan dua jenis balapan yang berbeda dengan menjalankan satu lomba sepenuhnya di siang hari dan final musim selesai lebih lambat di malam hari.”

Baca Juga:

CEO Sirkuit Internasional Bahrain, Sheikh Salman bin Isa Al Khalifa menambahkan: “Dua balapan yang kontras ini harus menawarkan berbagai tantangan bagi tim dan pembalap.

 

“Kami berharap dapat menyambut semua peserta ke Bahrain, untuk apa yang kami harap akan menjadi penutup yang sangat menarik musim ini.”

Double-header WEC Bahrain bakal menggunakan panjang reguler lintasan, yakni sepanjang 5,4421 km. WEC telah memilih untuk tidak memakai layout oval, yang pernah digunakan dalam Formula 1 Grand Prix Sakhir pada 2020.

#51 AF Corse Ferrari 488 GTE EVO: Daniel Serra, James Calado

#51 AF Corse Ferrari 488 GTE EVO: Daniel Serra, James Calado

Foto oleh: Adrenal Media

“Setelah berkonsultasi dengan tim WEC dan mempertimbangkan semua umpan balik korektif, telah diputuskan bahwa kedua balapan akan menggunakan sirkuit Grand Prix tradisional 5,4 km,” demikian pernyataan resmi.

“Karena trek ini terkenal dengan permukaannya yang sangat abrasif, manajemen keausan ban dari tim dan pembalap dapat memainkan faktor penting dalam menentukan siapa yang memenangi kedua balapan.”

Bahrain menggantikan seri Fuji yang terpaksa dibatalkan karena pembatasan perjalanan internasional sebagai dampak pandemi Covid-19 di Jepang.

Usai putaran terakhir nanti, WEC akan menghidupkan lagi tes rookie, yang bakal berlangsung pada 7 November.

Sesi uji coba dapat menjadi kesempatan bagi tujuha kali juara dunia WRC, Sebastien Ogier, untuk mencicipi Toyota GR010 Hybrid.

Pereli Prancis dan Toyota itu tengah dalam pembicaraan tentang tes sadalam upaya untuk memenuhi ambisinya berlomba di Le Mans 24 Hours.

dibagikan
komentar
Glickenhaus Lengkapi Susunan Pembalap untuk Le Mans 24 Hours

Artikel sebelumnya

Glickenhaus Lengkapi Susunan Pembalap untuk Le Mans 24 Hours

Artikel berikutnya

Persiapan Khusus Sean Gelael Hadapi Le Mans 24 Hours

Persiapan Khusus Sean Gelael Hadapi Le Mans 24 Hours
Muat komentar