WEC: Wirth Racing evaluasi program LMP1

Wirth Racing berencana kembali ke arena balap sportscar internasional dengan desain LMP1 privat.

Perusahaan Inggris yang sukses membuat prototipe berlogo Acura dan HPD antara 2007 – 2005, mengumumkan bahwa pihaknya tengah mengevaluasi membangun P1 non-hybrid baru untuk musim kompetisi 2019.

Nick Wirth, pendiri perusahaan mengatakan kepada Motorsport.com: “Kami memiliki sejarah panjang bersama sportscar prototipe. Dan hilangnya sejumlah pabrikan membuat kami melihat adanya kesempatan di arena LMP1.”

“Kami akan memulai proses evaluasi pilihan mesin dan melihat peraturan agar dapat memanfaatkannya dengan maksimal.”

“Kami tidak akan tertarik jika merasa tidak sanggup berkompetisi.”

Wirth menekankan bahwa pihaknya tengah mencari “rekan tepat” untuk menggarap proyek.

“Saya tidak berpikir model bisnis seperti Ginetta, yang membuat mobil dan menjualnya,” ucap Wirth.

“Lebih seperti dilakukan Dallara dengan partner Rusianya [SMP Racing dan BR Engineering].”

Untuk itu Wirth akan mulai mencari rekan secara aktif, meski hal ini tidak akan dilakukannya sampai ia menyelesaikan semua aspek teknis.

“Proyek ini hanya akan berjalan jika kami mendapatkan pelanggan,” tambahnya.

Hubungan Wirth dengan Honda yang dimulai sejak 2002 saat ini telah berakhir.

Wirth mulai bekerjasama dengan Honda untuk program IndyCar sebelum memulai proyek LMP2 dibawah bendera Acura pada 2007.

Ia lantas mengembangkan LMP2 Acura ARX-01a dari sasis Courage dan terjun di ALMS sebelum memproduksi ARX-02a LMP1 pada 2009.

Berikutnya, memproduksi HPD ARX-03 yang tersedia sebagai LMP1 dan LMP2, lantas ARX-04 coupe yang hanya berlaga sekali di Daytona 24 Hours 2015.

Wirth juga mengembangkan aerokit Honda untuk Dallara DW12 IndyCar sepanjang musim 2015 dan 2016.

Secara keseluruhan, LMP2 Wirth berhasil memenangkan 26 seri ALMS dan meraih gelar umum empat kali sebelum seri berakhir pada 2013. 

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WEC
Tipe artikel Breaking news