FIA setujui mobil listrik di WRX mulai 2020

dibagikan
komentar
FIA setujui mobil listrik di WRX mulai 2020
Hal Ridge
Oleh: Hal Ridge
11 Jun 2018 13.46

Rencana World Rallycross Championship untuk beralih ke mobil listrik per 2020 telah disetujui oleh Badan Motor Sport Dunia saat pertemuan di Manila, Filipina, 4-6 Juni lalu.

Kejuaraan WRX akan tetap menggunakan format balap seperti saat ini, serta jumlah event sama tiap musimnya dengan peserta dari tim pabrikan maupun privateer.

Badan Balap Dunia FIA telah mengumumkan bahwa tim-tim independen diizinkan untuk menghomologasi sendiri mobil mereka, menggunakan baterai dan sasis yang juga digunakan tiap konstruktor di WRX. Untuk urusan bodi mobil, mereka boleh mendesain sendiri bodywork dengan pengawasan dari FIA.

Tawaran untuk tender pemasok tunggal sasis dan baterai telah diumumkan sejak Februari. Williams ditunjuk sebagai penyedia tunggal baterai, sedangkan perusahaan asal Prancis, Oreca, memenangkan tender untuk membuat sasis monokok berbahan serat karbon.

Slider
List

Mattias Ekström, EKS Audi Sport

Mattias Ekström, EKS Audi Sport
1/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden

Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden
2/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Johan Kristoffersson, PSRX Volkswagen Sweden

Johan Kristoffersson, PSRX Volkswagen Sweden
3/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Niclas Gronholm, GRX Taneco

Niclas Gronholm, GRX Taneco
4/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Andreas Bakkerud, EKS Audi Sport

Andreas Bakkerud, EKS Audi Sport
5/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Johan Kristoffersson, PSRX Volkswagen Sweden

Johan Kristoffersson, PSRX Volkswagen Sweden
6/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Timur Timerzyanov, GRX Taneco

Timur Timerzyanov, GRX Taneco
7/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

(Ki-ka): Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden, Sébastien Loeb, Team Peugeot Total, Timmy Hansen, Team Peugeot Total

(Ki-ka): Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden, Sébastien Loeb, Team Peugeot Total, Timmy Hansen, Team Peugeot Total
8/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Gregoire Demoustier, Sebastien Loeb Racing

Gregoire Demoustier, Sebastien Loeb Racing
9/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden

Petter Solberg, PSRX Volkswagen Sweden
10/10

Foto oleh: FIA World Rallycross

Setiap tim bertanggung jawab penuh untuk memasang powertrain masing-masing ke dalam sasis tunggal dengan penggerak empat roda. Menurut rilis pers yang dikeluarkan Badan Balap Dunia, regulasi tersebut berbunyi “Mengambil contoh mobil Formula E, dengan beberapa restriksi untuk memangkas biaya dan pengembangan.”

Sepasang motor listrik akan menggerakkan mobil, satu di tiap poros, menghasilkan tenaga 500 kW.

Tiap tim hanya boleh menurunkan dua mobil yang akan memperebutkan gelar pembalap dan konstruktor.

Badan balap FIA juga menyatakan “Empat mobil terbaik dari masing-masing pabrikan di tiap balapan akan memperebutkan klasemen pabrikan.” Hal tersebut memungkinkan sebuah pabrikan menurunkan banyak mobil ke beberapa tim, masing-masing tim menggunakan dua mobil, layaknya di kejuaraan DTM dan Super GT.

Privateer yang berlaga di WRX akan memperebutkan Team Trophy.

Next article
WRX Silverstone: Kristofferson menang meski alami insiden

Artikel sebelumnya

WRX Silverstone: Kristofferson menang meski alami insiden

Next article

WRX Norwegia: Kristofferson bukukan kemenangan keempat

WRX Norwegia: Kristofferson bukukan kemenangan keempat
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan World Rallycross
Penulis Hal Ridge
Tipe artikel Breaking news