Adamo: Hyundai Tidak Perlu Panik

Tim Hyundai Motorsport telah menderita kekecewaan besar secara beruntun pada Kejuaraan Dunia Reli (WRC) setelah kemenangan ganda di Portugal dan Sardinia, Italia yang terlepas.

Adamo: Hyundai Tidak Perlu Panik

Frustrasi terdalam atas kegagalan Hyundai dalam dua putaran terakhir WRC 2021 ditanggung Ott Tanak. Pereli Estonia itu seharusnya bisa menang di Portugal dan Italia jika tidak mengalami insiden.

Rekan setim Tanak, Thierry Neuville juga tumbang di Reli Portugal karena kesalahan mengemudi dan hal serupa dilakukan Dani Sordo di Sardinia. Alhasil, podium pun gagal diraih.

Hyundai pun cuma mampu merengkuh dua podium dari kemungkinan enam yang bisa diraih. Sisanya, termasuk dua kemenangan WRC, diborong oleh rival utama mereka, Toyota Gazoo Racing.

Kendati hasil mengecewakan yang didapat dalam Reli Portugal dan Reli Italia Sardinia, Andrea Adamo, prinsipal Hyundai, tidak merasa timnya dalam situasi harus menekan tombol panik.

Baca Juga:

Memang benar Toyota telah memperlebar gap menjadi 49 poin dalam klasemen konstruktor. Tetapi Adamo optimistis Hyundai belum kehabisan peluang untuk dapat membalikkan keadaan.

"Kami tak bisa melakukan sesuatu yang berbeda sebelum reli sebab kami akan membuat kesalahan dalam mempersiapkan reli. Kami memimpin di Portugal dan di Sardinia. Jadi, saya tak melihat alasan mengapa saya harus mengubah apapun," ujar Adamo kepada DirtFish.

"Saya tidak memperhatikan bahwa para pereli membuat kesalahan fatal. Gambaran keseluruhannya jelas. Saya tidak percaya keberuntungan atau kesialan. Kami tidak boleh tampil panik sambil terus mengutuk kakalahan," sang prinsipal asal Italia itu menambahkan.

Walau Adamo enggan mencari kambing hitam, kali ini mereka dapat ditemukan di belakang kemudi setidaknya untuk kasus Sordo dan Neuville. Tanak, adalah yang paling sering bernasib buruk.

Andrea Adamo, prinsipal tim Hyundai Motorsport

Andrea Adamo, prinsipal tim Hyundai Motorsport

Foto oleh: Austral / Hyundai Motorsport

Ia mengalami kerusakan suspensi belakang di Portugal dan hal serupa terjadi di Italia akibat menghantam batu. Tetapi Adamo tetap meyakini bahwa yang terpenting adalah fokus ke depan.

"Tentu saja Anda harus memahami jika sesuatu dapat dilakukan dengan lebih baik sebelum Reli Safari Kenya. Hal-hal itu sekarang perlu dieksplorasi. Namun saya ataupun tim tidak pernah mencari bantuan dari tempat lain," kata Adamo.

"Saya tidak perlu membangun kembali tim saya. Mereka tidak pergi ke mana pun dan saya tidak perlu memompa kepercayaan diri mereka sebab semua anggota tim tidah pernah kehilangan itu."

Selanjutnya, Hyundai bertekad untuk bangkit dari keterpurukan dalam putaran keenam WRC musim ini, Reli Safari Kenya, yang dijadwalkan berlangsung pada 24-27 Juni mendatang.

dibagikan
komentar
Molly Taylor Akan Kembali Turun di WRC

Artikel sebelumnya

Molly Taylor Akan Kembali Turun di WRC

Artikel berikutnya

Sosok Mastermind di Balik Kesuksesan Ogier

Sosok Mastermind di Balik Kesuksesan Ogier
Muat komentar