Al-Attiyah diskusikan potensi kursi keempat di Volkswagen WRC

Pembalap asal Qatar, Nasser Al-Attiyah mengungkapkan bahwa ia sedang membicarakan kemungkinan untuk tampil bersama Volkswagen untuk enam seri terakhir di WRC musim 2016.

Meskipun telah berkompetisi di WRC sejak tahun 2004, Al-Attiyah hanya pernah berkompetisi dengan mobil spesifikasi World Rally Car pada tahun 2012 dan 2013, dengan hasil terbaik finish keempat di Rally Portugal.

Dia kemudian menjuarai kelas WRC 2 di musim 2014 dan 2015, dan mengoleksi dua kemenangan.

Pemenang Rally Dakar edisi 2011 dan 2015 terebut mengungkapkan kepada Motorsport.com bahwa ia tidak akan berkompetisi full-time pada tahun ini karena akan fokus untuk berpartisipasi di Olimpiade Musim Panas 2016, berkompetisi di cabang olahraga menembak.

Setelah berkompetisi di Rio, ia ingin kembali tampil di WRC bersama Volkswagen, dan ingin mendapatkan kursi tambahan melalui Qatar Holding, yang memiliki saham sebesar 17 persen di VW Group.

“Saya telah berbicara kepada Volkswagen tentang kesempatan membalap dengan mobil Polo R WRC dibawah manajemen mereka,” ungkap Al-Attiyah kepada Motorsport.com.

“Saya ingin membalap bersama tim kedua, di mana Andreas Mikkelsen membalap bersama tim tersebut. Jika saya mendapatkan persetujuan, saya akan berkompetisi mulai dari Rally Jerman dan lanjut sampai akhir musim.

“Dan jika saya tidak mendapatkan lampu hijau, maka saya tidak akan kembali ke WRC 2, karena saya ingin menyimpan dana yang saya miliki untuk musim depan,” tambahnya.

Pembalap berusia 45 tahun tersebut mengatakan bahwa jika hal tersebut tidak terjadi, maka dia akan kembali berkompetisi di Kejuaraan Rally Timur Tengah (MERC) – di mana ia memenangi seri pembuka – dan cross-country rally.

“Saya akan kembali tampil di ajang cross-country rally pada tahun ini, selain Kejuaraan Rally Timur Tengah,” kata Al-Attiyah.

Laporan tambahan oleh Khodr Rawi

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan WRC
Pembalap Nasser Al-Attiyah
Tim Volkswagen Motorsport II
Tipe artikel Breaking news