Breen Berharap Turun Semusim Penuh di WRC 2022

Craig Breen berharap performa impresifnya di Reli Estonia bisa menjadi bahan pertimbangan Hyundai untuk memberikannya kesempatan turun semusim penuh pada WRC musim 2022.

Breen Berharap Turun Semusim Penuh di WRC 2022

Breen sukses mengamankan podium kedua Reli Estonia setelah menunjukkan performa mengesankan pada balapan pertamanya di rute gravel sejak tahun lalu di lokasi dan posisi finis yang sama.

Pembalap asal Irlandia itu menjalani tahun ketiganya dalam Kejuaraan Dunia Reli (WRC) dengan Hyundai Shell Mobis/Motorsport, tapi ia harus berbagi kursi dengan Sebastien Loeb dan Dani Sordo.

Pada musim ini, ia harus bergantian dengan Sordo yang sebelumnya telah berlomba di Reli Portugal, Reli Italia dan Reli Safari Kenya.

Craig Breen menjadi pembalap terbaik Hyundai di Reli Estonia dan yakin bisa meraih hasil lebih baik lagi jika mendapatkan kursi tetap dalam skuad pada musim depan.

Ketika ditanya oleh Motorsport.com, apakah performanya di Estonia dapat mengirim pesan jelas kepada tim WRC, Breen mengatakan: “Ya, saya pikir begitu.

“Tentu saja, turun semusim penuh di WRC menjadi target saya dan Paul (Nagle, navigatornya). Kami ingin menjadi juara dunia dan mustahil rasanya secara matematis mencapai itu jika Anda hanya mengikuti setengah (musim) reli.

“Kami sedang melihat seluruh opsi. Saya merasa seperti di rumah sendiri, merasa nyaman dan itu kami rasakan saat berama Hyundai, tetapi ada hal-hal di luar kendali saya.

“Kami hanya perlu berusaha dan menemukan peluang untuk turun satu musim penuh dan mendapatkan hasil terbaik,” ia menjelaskan.

Baca Juga:

Hyundai dan Toyota belum mengonfirmasi susunan pembalap untuk mobil ketiga mereka pada tahun depan. Sementara M-Sport Ford sedang menilai pilihannya untuk mengarungi era baru hibrida WRC pada 2022.

Craig Breen mengatakan dirinya sangat senang dengan hasil di Estonia, menurutnya itu sebuah pencapaian besar bisa mengalahkan rival yang memiliki jam terbang lebih tinggi.

“Podium jelas merupakan ambisi untuk mencoba dan melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan,” ujarnya.

“Tapi, saya memiliki beberapa keraguan sebelum reli karena tahun lalu, setelah kami meraih hasil positif di sini, kejuaraan dihentikan selama enam atau delapan bulan akibat Covid-19. Jadi, saya merasa berada di level yang sama dengan semua orang.

“Tahun ini, orang-orang datang dari tiga event reli gravel dan saya pikir itu memberikan tantangan yang lebih sulit.

“Pada akhirnya, kami melakukan pekerjaan yang sangat baik, jadi saya sangat senang dengan hasilnya.”

Sekarang, Breen akan fokus pada Reli Ypres Belgia yang akan digelar pada awal Agustus mendatang. Itu merupakan sebuah event yang pernah dimenanginya pada 2019 lalu.

 

dibagikan
komentar

Video terkait

Kalle Rovanpera, Talenta yang Ditempa sejak Belia

Artikel sebelumnya

Kalle Rovanpera, Talenta yang Ditempa sejak Belia

Artikel berikutnya

Lupakan Reli Estonia, Ogier Fokus Seri WRC Berikutnya

Lupakan Reli Estonia, Ogier Fokus Seri WRC Berikutnya
Muat komentar