Citroen Goda Kimi Raikkonen dengan Mobil Rally2

Begitu mengumumkan bakal mundur dari Formula 1 pada akhir 2021, banyak tawaran yang datang kepada Kimi Raikkonen untuk musim depan.

Citroen Goda Kimi Raikkonen dengan Mobil Rally2

Setelah 10 musim menjalani periode keduanya di Kejuaraan Dunia Formula 1, Kimi Raikkonen akhirnya memutuskan mundur dari ajang balap jet darat tersebut pada akhir musim ini.

Keputusan mundur yang dibuat pembalap Alfa Romeo Racing tersebut langsung mengingatkan publik akan ajang-ajang yang sempat diikuti pembalap Finlandia itu setelah berhenti dari F1 pada 2010 dan 2011.

Saat itu, Raikkonen sempat mengikuti masing satu seri NASCAR, yakni Camping World Truck Series dan Nationwide Series. Namun, saat hiatus dari F1 tersebut, tidak ada ajang balap yang digeluti Raikkonen seserius reli.

Setelah mencoba turun di Reli Finlandia pada 2009 bersama Tommi Makinen Racing dengan menggeber Fiat Grande Punto S2000, Raikkonen akhirnya turun penuh di WRC 2010 dan 2011.

Kimi Raikkonen dan navigator Kaj Lindstrom saat turun di Reli Prancis 2010 bersama Citroen Junior Team.

Kimi Raikkonen dan navigator Kaj Lindstrom saat turun di Reli Prancis 2010 bersama Citroen Junior Team.

Pada 2010, ia turun dalam 11 lomba WRC bersama Citroen Junior Team di atas Citroen C4 World Rally Car (WRC). Dengan hasil finis terbaik P5 di Reli Turki, Raikkonen menempati peringkat ke-10 klasemen akhir dengan 25 poin.

Setahun kemudian, 2011, Raikkonen turun bersama tim miliknya sendiri, ICE 1 Racing. Citroen lagi-lagi menjadi mobil andalannya, kala itu DS3 WRC. Raikkonen finis terbaik masing-masing P6 di Yordania dan Jerman untuk menutup musim di P10 dengan 35 poin.

Menariknya, belum lama ini, lewat akun media sosial resminya, Citroen Racing menawari juara dunia F1 2007 itu kesempatan mencoba mobil reli mereka. Dalam unggahan tersebut, Citroen juga memasang foto Raikkonen saat memperkuat Citroen Junior Team.

“Hei Kimi Raikkonen, silakan mencoba dan bergabung ke keluarga C3 Rally2,” demikian cuitan Citroen Racing di Twitter.

Masalahnya, pabrikan asal Prancis tersebut saat ini tidak memiliki mobil untuk kategori tertinggi Kejuaraan Dunia Reli, WRC (Rally1), seperti yang pernah dipakai Raikkonen pada 2010 dan 2011 lalu.

Iceman, julukan Raikkonen, kemungkinan tidak tertarik bila hanya turun dengan mobil spesifikasi kelas dua di reli dunia, seperti yang ditawarkan Citroen (C3 Rally2). Selain itu, ia juga memiliki syarat jika ingin kembali turun di WRC.

Baca Juga:

Sebelumnya, Kimi Raikkonen mengungkapkan bila dirinya tidak ingin turun di WRC bila jadwal masih seperti saat ini. Bila itu menjadi syaratnya, kemungkinan besar ia tidak akan turun penuh (part-time).

Belum lama ini, Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT Jari-Matti Latvala juga menyebut, jika Kimi Raikkonen ingin kembali ke WRC, sebaiknya ia harus melakukan tes terlebih dulu dengan mobil reli.

Untuk hal yang satu ini, Latvala menegaskan bila Toyota tidak mampu menyediakan mobil untuk Raikkonen paling tidak sampai enam bulan ke depan.

Selain itu, Latvala menerangkan bila Toyota juga sedang fokus mempersiapkan dan mengembangkan mobil hybrid yang akan diturunkan pada WRC 2022 mendatang.

Kimi Raikkonen dan co-driver Kaj Lindstrom, Citroen DS3 WRC, ICE 1 Racing, saat turun di Reli Portugal 2011.

Kimi Raikkonen dan co-driver Kaj Lindstrom, Citroen DS3 WRC, ICE 1 Racing, saat turun di Reli Portugal 2011.

 

dibagikan
komentar
Hyundai Ingin Manfaatkan Momentum Hadapi Reli Akropolis

Artikel sebelumnya

Hyundai Ingin Manfaatkan Momentum Hadapi Reli Akropolis

Artikel berikutnya

Persiapan Reli Akropolis Elfyn Evans Terganggu Masalah Teknis

Persiapan Reli Akropolis Elfyn Evans Terganggu Masalah Teknis
Muat komentar