Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Demi Comeback ke WRC, Paddon Rela Turun Kelas

Hayden Paddon akhirnya kembali  ke Kejuaraan Dunia Reli (WRC) meski harus turun kelas ke Rally 2. Mantan pembalap Hyundai tersebut diikat Hyundai Selandia Baru selama dua tahun.

Hayden Paddon, Hyundai WRC2

Pereli 34 tahun tersebut mencicipi WRC sejak 2007, namun tidak berlaga secara reguler. Pada 2014, ia direkrut sebagai pembalap pabrikan asal Korea Selatan.

Prestasi terbaik yang dipersembahkannya adalah pemenang Reli Argentina 2016. Ia juga naik podium di Italia (2015), Swedia dan Polandia (2016), Polandia dan Australia (2017), serta Turki dan Australia (2018).

Pembalap Selandia Baru tersebut pindah ke M-Sport pada 2019. Ia mengemudikan WRC2 Fiesta dalam Reli Wales. Setelah itu, ia keluar dari ajang bergengsi tersebut dan turun di level domestik.

Empat tahun kemudian, Paddon turun gunung setelah bermitra dengan Hyundai Selandia Baru cukup lama. Ia bakal mengemudikan Hyundai i20 N Rally 2 dan bermitra dengan navigator, John Kennard. Mereka merebut kemenangan semata wayang WRC Argentina.

Baca Juga:

Untuk tahun pertama, Paddon hanya akan bertarung di beberapa balapan WRC2. Baru musim 2023, ia tampil penuh.

Jawara Kejuaraan Reli Selandia Baru selama lima musim tersebut dijadwalkan berduel di Reli Estonia (14-17 Juli), Reli Finlandia (4-7 Agustus) dan seri yang digelar di kampung halamannya (30 September-2 Oktober).

Paddon mengutarakan sangat bangga membawa tim asal Negeri Kiwi ke kancah internasional.

“Kami senang bekerja dengan Hyundai Selandia Baru saat memulai kampanye WRC2 untuk dua tahun, dengan Hyundai i20 N Rally2 terbaru,” ucapnya.

Hayden Paddon, Sebastian Marshall, Hyundai i20 WRC, Hyundai Motorsport

Hayden Paddon, Sebastian Marshall, Hyundai i20 WRC, Hyundai Motorsport

Photo by: Austral

“Tahun ini, kami merencanakan kampanye yang memungkinkan untuk meningkatkan kecepatan dengan mobil i20 N Rally2 yang mengagumkan, pengembangan mobil dan tim, sebelum menjalani tujuh putaran pada 2023 dengan satu-satunya tujuan memenangi kejuaraan itu.

“Kami sangat bangga membawa tim Kiwi ke ajang ini, dengan dukungan dari Eropa dan deretan perusahaan Selandia Baru termasuk Hyundai Selandia Baru sehingga kampanye unik ini terwujud.”

Sejak petualangan sebagai pengemudi pabrikan Hyundai berakhir pada 2018, ia menjaga kedekatan dengan merek itu. Hyundai Selandia Baru memberi dukungan pada Paddon Rallysport untuk proyek dalam negeri. Kolaborasi mereka termasuk pengembangan mobil listrik untuk reli, Hyundai Kona.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Podium Thierry Neuville di Reli Swedia Ringankan Beban Hyundai
Artikel berikutnya Ott Tanak Minta FIA Analisis Sistem Hybrid Mobil Spesifikasi Rally1

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia