Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Demi Sabet Gelar, Elfyn Evans Akui Harus Ubah Taktik

Elfyn Evans meyakini pendekatan yang tepat akan membantunya dalam memburu gelar pada Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2022.

Elfyn Evans, Toyota Gazoo Racing WRT

Pereli Toyota Gazoo Racing World Rally Team (WRT) tersebut menempati posisi runner-up dalam dua musim terakhir WRC. Dalam dua kesempatan itu pula ia dikalahkan rekan setimnya, Sebastien Ogier, yang kini sudah mengoleksi delapan gelar juara dunia (2013-2018, 2020, 2021).

Musim ini, pereli asal Wales berusia 33 tahun tersebut kembali difavoritkan untuk memenangi gelar. Meskipun begitu, Evans sadar betul harus mampu merebut poin-poin besar di atas Toyota GR Yaris Rally1 agar mampu membawanya ke puncak.

“Pada dasarnya, jika ingin memenangi kejuaraan, Anda harus memenangi banyak reli. Publik pasti berpikir tahun lalu saya tidak cukup banyak menguasai lomba,” kata Evans yang tahun lalu tercepat di Portugal dan Finlandia serta lima kali naik podium kedua dari 12 lomba.

“Pada saat bersamaan, balans juga diperlukan. Setiap orang ingin memenangi banyak reli. Tetapi pada saat yang sama sangat penting untuk tetap mencetak poin secara konsisten,” ucap Evans seperti dikutip laman wrc.com.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, saat turun di Reli Monte Carlo 2022.

Elfyn Evans, Scott Martin, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, saat turun di Reli Monte Carlo 2022.

Foto oleh: Toyota Racing

Pada WRC 2022 ini, dua legenda: Sebastien Loeb dan Sebastien Ogier, sama-sama tidak turun penuh. Tetapi, saat turun bersamaan seperti pada lomba pertama di Monte Carlo, bulan lalu, keduanya mampu “mengacaukan” peta persaingan pereli reguler.

“Melihat kedua Sebastien (Loeb-Ogier) mampu finis 1-2 di Monte Carlo, mungkin menjadi peringatan awal bagi kami. Yang pasti, kami sangat ingin menang,” ujar Evans yang masih didampingi navigator Scott Martin.

Evans hanya mampu finis di P21 pada Reli Monte Carlo lalu. Tetapi, finis kedua pada Power Stage membuatnya pulang dengan empat poin. Evans kini tertinggal 13 poin dari rekan setimnya, Kalle Rovanpera, yang menempati posisi tertinggi pereli full-time musim ini.

Baca Juga:

Kini, Elfyn Evans sudah tidak sabar untuk segera turun pada putaran kedua WRC 2022, Reli Swedia, pada 24-27 Februari mendatang. Rekor Evans pada lomba di medan gravel bersalju itu tidak terlalu buruk.

Kali terakhir Reli Swedia digelar, 2020, Elfyn Evans berhasil menang. Padahal, saat itu ia baru kali kedua menggeber Toyota Yaris World Rally Car (WRC).

“Tahun ini akan berbeda,” ujar pemenang lima lomba WRC, 19 podium, dan 101 kemenangan trayek khusus (Special Stage/SS) tersebut.

“Namun Swedia reli yang luar biasa jika Anda dalam kondisi yang tepat. Saya yakin kami mampu ada di posisi itu. Saya sudah tidak sabar untuk segera turun dan melihat apa yang bisa kami rebut di sana,” tutur Elfyn Evans.

 

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Adrien Foumaux Bantu Perbaiki Puma Rally1 Hadapi Reli Swedia
Artikel berikutnya Lihat Kesuksesan Loeb, Hirvonen Tak Terinspirasi Kembali ke WRC

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia