FIA Apresiasi Fleksibilitas WRC di Tengah Krisis Covid-19

Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Jean Todt, mengatakan dirinya senang melihat fleksibilitas yang ditunjukkan para pemangku kepentingan di World Rally Championship (WRC) sejak awal krisis Covid-19.

FIA Apresiasi Fleksibilitas WRC di Tengah Krisis Covid-19

Sejak pandemi Covid-19 memberi dampak besar pada jadwal balap WRC 2020, promotor  bertindak cepat untuk melanjutkan kejuaraan dengan protokol kesehatan ketat.

Banyaknya tuan rumah yang mengundurkan diri membuat promotor reli dan FIA semakin sulit untuk memastikan WRC 2020 tetap berlangsung.

Mereka menjadi sangat terbuka dengan opsi lokasi lain yang dianggap tepat, yang penting bisa menyelenggarakan kejuaraan dunia reli tersebut.

Bahkan, tahun ini, mereka menemukan beberapa kendala dengan batalnya Reli Inggris karena tak mendapat dukungan finansial dari pemerintah setempat. Begitu juga Reli Ypres yang masih dipertanyakan statusnya.

Terlepas dari kendala yang harus diatasi demi memulai kembali kejuaraan 2020 di Estonia pada September lalu, dan memastikan WRC 2021 tetap aman, Jean Todt mengutarakan kekagumannya dengan semua pihak terkait mampu mengendalikan tantangan ini.

“Saya dapat mengatakan bahwa FIA, promotor WRC dan promotor lokal melakukan pekerjaan luar biasa,” kata Todt.

“Tapi, ini tidak hanya terjadi di reli, karena tiga ajang balap dunia bisa dimulai berkat Formula 1 yang melangsungkan kejuaraan kembali pada Juli lalu. Setelah itu, kami dapat mengatur seluruh kejuaraan.

“Saya sangat berterima kasih atas inovasi tersebut. Ini juga membuat kami bisa datang ke Finlandia untuk menggelar World Rally Championship dan dalam waktu dekat menuju ke Kroasia. Itu merupakan lokasi baru lainnya bagi WRC.

“Ini juga menunjukkan fleksibilitas yang dimiliki oleh tim FIA, promotor WRC dan promotor lokal dalam menghadapi situasi sulit ini.”

Baca Juga:

Dewan Olahraga Motor Dunia memberikan pernyataan pada Desember lalu, yang menyebutkan bahwa setidaknya setengah dari jumlah yang ada pada kalender balap 2021 harus dilangsungkan sebagai syarat kejuaraan dunia.

Tahun lalu, WRC hanya menggelar tujuh seri yang membuat beberapa pembalap mempertanyakan status kejuaraan dunia ajang tersebut.

Sebastien Ogier yang berhasil keluar sebagai juara mengatakan gelar WRC ketujuh yang ia dapatkan nilainya tak sama dengan enam titel sebelumnya.

Terlepas dari itu, bos M-Sport Ford, Richard Millener, mengatakan semua pihak harus belajar dari pengalaman musim lalu, agar bisa menggelar reli sebanyak mungkin.

“Tahun lalu menunjukkan bahwa kami harus memiliki aturan yang jelas, dan segalanya dibuat dengan masuk akal. Setengah reli yang ada di kalender harus bisa dilangsungkan, meski ada beberapa even yang dibatalkan karena kurangnya dana atau terdampak Covid-19 di awal atau bahkan di akhir tahun,” ujar Millener.

Gus Greensmith, Elliot Edmondson, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC.

Gus Greensmith, Elliot Edmondson, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC.

Foto oleh: M-Sport

dibagikan
komentar
Lagi, Hyundai Siap Turunkan Oliver Solberg di WRC

Artikel sebelumnya

Lagi, Hyundai Siap Turunkan Oliver Solberg di WRC

Artikel berikutnya

Andrea Adamo Optimistis dengan Komitmen Hyundai di WRC 2022

Andrea Adamo Optimistis dengan Komitmen Hyundai di WRC 2022
Muat komentar