Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia

Pelajaran Berharga bagi Adrien Fourmaux di WRC Tahun Ini

Pereli M-Sport Ford World Rally Team (WRT) Adrien Fourmaux mengaku memetik pelajaran berharga pada tahun ini, di mana ia harus bersaing tidak hanya dengan rival, tapi juga diri sendiri.

Adrien Fourmaux, M-Sport Ford WRT

Setelah mengakhiri musim 2021 dengan kurang memuaskan, rentetan hasil negatif yang diraih oleh Adrien Fourmaux berlanjut ke tahun ini. Itu dimulai dengan kecelakaan di Reli Monte Carlo 2022.

Setelah Reli Monte Carlo, ia juga mengalami insiden di Reli Swedia. Hal ini membuat beban dalam diri Fourmaux meningkat, mengingat ia mengawali Kejuaraan Reli Dunia (WRC) 2022 dengan dua kali gagal finis dari dua seri pertama.

Pun gagal finis di Swedia, Fourmaux mengaku tetap senang dengan hasil yang didapatkannya. Walau tentu beban meningkat, pereli 26 tahun itu masih bisa tetap senang bahkan setelah Reli Monte Carlo.

Baca Juga:

"(Swedia) adalah reli yang saya rasa bagus untuk saya. Bahkan setelah Monte (Carlo), saya pikir saya bisa senang dengan apa yang saya raih," ujar Fourmaux seperti dikutip DirtFish.

"Bukan awalan yang baik memang. Saya tahu saya harus menghindari kesalahan-kesalahan kecil. Tapi kecepatan yang saya tampilkan tidak begitu buruk. Jadi ya saya bisa senang," tuturnya.

Dari dua seri yang sudah ia lakoni dan gagal melewati garis finis, pereli asal Prancis itu memetik pelajaran berharga. Agar bisa mendapatkan hasil yang diinginkan, dia tidak boleh berpikir bahwa dirinya bersaing dengan rivalnya saja di atas lintasan.

Adrien Fourmaux, Alexandre Coria, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Adrien Fourmaux, Alexandre Coria, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Foto oleh: M-Sport

"Selalu ada momen saat saya memetik pelajaran berharga, dan saya pikir di Monte Carlo ada pelajaran besar bagi saya," kata Adrien Fourmaux.

"Pelajaran terbesar yang bisa saya petik adalah rival saya tidak sebatas pereli lain di atas lintasan, tetapi saya juga harus bersaing dengan diri saya sendiri. Saya harus fokus dengan perkembangan diri sendiri.

"Saya tidak boleh mengharapkan hasil terbaik, tapi lebih ke mengharapkan hasil yang bagus di saat yang tepat. Fokus lah ke satu seri ke seri lain, bukan masa depan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Adrien Fourmaux Pereli WRC Pertama di Rally of Nations 2022
Artikel berikutnya M-Sport: Puma Rally1 Mampu Kompetitif di Aspal dan Gravel

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia