Fourmaux Dapat Penalti, Sesks Ambil Alih P1 WRC Arab Saudi

Martins Sesks mewarisi keunggulan WRC Arab Saudi, Jumat (28/11/2025), setelah Adrien Fourmaux dijatuhi penalti satu menit. Sebastien Ogier memegang keunggulan dalam perebutan gelar Kejuaraan Reli Dunia.

Martins Sesks, Renars Francis, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Martins Sesks, Renars Francis, M-Sport Ford World Rally Team Ford Puma Rally1

Foto oleh: Team M-Sport

Fourmaux bangkit dari Jumat yang kacau dengan keunggulan 2,4 detik atas Sesks (M-Sport), tetapi masuk ke kontrol waktu satu menit lebih awal. Akibatnya, ofisial memberikan penalti satu menit kepada pereli Hyundai tersebut dan turun ke posisi keempat, terpaut 57,6 detik.

Sesks kini memimpin reli dengan selisih waktu 3,4 detik dari Thierry Neuville (Hyundai), dan Takamoto Katsuta (Toyota) di posisi ketiga, dengan selisih waktu 41,5 detik.

Ini adalah perubahan terbaru dalam salah satu hari paling dramatis musim ini, setelah Fourmaux menjadi salah satu dari enam kru yang mengalami masalah ban di tahap akhir yang gila.

Fourmaux memulai hari Jumat sebagai pemimpin dalam pertarungan empat besar dengan Sesks , Sami Pajari dari Toyota, dan rekan setimnya di Hyundai, Ott Tanak.

Dengan keunggulan enam detik, pereli Prancis Hyundai menyaksikan keunggulannya berkurang menjadi 2,9 detik dari Sesks yang tampil impresif dalam putaran pagi di mana ia harus mengatasi patahnya lengan suspensi belakang.

Etape pagi berlangsung sulit dan menjadi lebih ekstrim pada etape kedua, yang menghasilkan drama naik turunnya posisi di papan klasemen.

Adrien Fourmaux, Alexandre Coria, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Adrien Fourmaux, Alexandre Coria, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Foto oleh: Hyundai Motorsport

Serangan Sesks tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti ketika pereli asal Latvia ini kembali mengambil alih posisi Fourmaux di stage 12 sebelum duel memimpin terjadi secara dramatis di SS13 - Um Al Jerem 2. Tanak dan Pajari sempat mendekat hingga berjarak 6,3 detik dari pemimpin klasemen, berbagi posisi ketiga, namun keduanya mengalami kerusakan. Ban kempes terjadi di awal etape yang membuat keduanya terpaksa berhenti dan mengganti ban, membuat mereka kehilangan kesempatan untuk meraih kemenangan.

Pajari bergabung kembali di depan Fourmaux, namun debu yang ditinggalkan pembalap Toyota itu terbukti mengganggu dan membuat Fourmaux melewatkan sebuah persimpangan. Penundaan tersebut membuat pembalap Prancis itu kehilangan keunggulan, dan Sesks melaju dengan keunggulan 22,1 detik.

Namun ada satu kejadian yang akan selalu diingat sebagai salah satu tahapan paling gila dalam sejarah WRC.

Di SS14, Sesks mengalami kebocoran ban di bagian kiri belakang di awal etape. Namun, ia memilih untuk terus maju dan mencapai akhir etape dengan kemunduran 54,1 detik. Tampaknya Fourmaux akan mewarisi keunggulan yang signifikan, namun pereli Hyundai ini juga mengalami problem serupa di bagian kiri depan.

Fourmaux juga memilih untuk tidak berhenti dan mengganti ban, kehilangan waktu 29,6 detik, tetapi itu cukup untuk kembali memimpin sebelum penalti check in merombak posisi klasemen.

Kalle Rovanpera dari Toyota termasuk salah satu kru yang beruntung karena terhindar dari masalah ban pada tes terakhir hari itu, dan pereli asal Finlandia ini berhasil meraih kemenangan dan menempati posisi kelima secara keseluruhan.

Sébastien Ogier, Vincent Landais, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Sébastien Ogier, Vincent Landais, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1

Foto oleh: TOYOTA GAZOO Racing

Ogier termasuk di antara mereka yang mengalami kerusakan pada tahap akhir hari itu, namun berhasil mencapai tempat servis di urutan keenam (+1:12,8). Ada gap 0,2 detik di belakang Rovanpera, tetapi di depan Pajari dan pemimpin klasemen Elfyn Evans.

Evans mengalami drama crash di etape 11 yang mengharuskan pembalap asal Wales ini berhenti dan mengganti ban dengan waktu 1,38 detik. Kejadian ini awalnya membuat Evans turun ke posisi 10 sebelum naik ke posisi kedelapan, menyusul serangkaian insiden yang menimpa para pesaingnya di sore hari.

Saat ini, Evans memasuki hari terakhir dengan tertinggal satu poin dari Ogier dalam perebutan gelar juara. Masih ada 10 poin lagi yang harus diperebutkan di tiga etape hari Sabtu.

Posisi 10 besar diisi oleh Gregoire Munster dari M-Sport dan pereli papan atas Rally2 Oliver Solberg.

Tanak mengakhiri h Jumat di urutan ke-16 setelah mengalami empat kali kerusakan sepanjang hari, yang membuatnya terlambat masuk ke catatan waktu akhir, dan terkena penalti 2 menit 30 detik.

Baca Juga:
Artikel sebelumnya WRC Perkenalkan Periode Istirahat Wajib pada 2026
Artikel berikutnya Cachon dan Rozada Cedera Tulang Belakang Usai Kecelakaan di WRC Arab Saudi

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Edisi

Indonesia Indonesia
Filter