Greensmith Keluhkan Daya Tahan Ford Fiesta WRC

Pereli M-Sport Ford, Gus Greensmith, mengeluhkan daya tahan mobilnya yang masih jauh dari kata memuaskan.

Greensmith Keluhkan Daya Tahan Ford Fiesta WRC

Gus Greensmith sendiri mulai yakin bahwa masalah utama yang dihadapi oleh M-Sport Ford saat ini adalah daya tahan mobil. Hal tersebut dirasakan setelah isu yang dihadapinya di Reli Italia Sardinia.

Greensmith finis pada peringkat ke-26 secara keseluruhan pada Reli Italia Sardinia pekan lalu. Itu setelah dirinya retired sebanyak dua kali.

Retire pertama diakibatkan masalah transmisi di hari pertama Reli Italia. Kemudian, di hari kedua, ia kembali berhenti karena masalah kelistrikan.

Hal ini tentunya berbanding terbalik dengan performanya di Portugal, di mana Greensmith meraih hasil terbaiknya di musim ini, yakni finis di P5 secara keseluruhan.

Baca Juga:

Akan tetapi, di Reli Portugal, pembalap asal Britania Raya itu merasa bisa finis di posisi yang lebih baik, jika dirinya tidak mengalami masalah throttle.

Kemudian, pada Reli Kroasia, Greensmith mengalami isu hdirolik, yang membuatnya kesulitan mengerem. Hal tersebut menggagalkan pereli 24 tahun tersebut meraih peringkat keenam secara keseluruhan.

"Jujur, saya senang dengan pekerjaan yang saya lakukan serta para mekanik yang telah meningkatkan performa mobil, karena kami melaju semakin cepat di setiap ronde," ujar Greensmith dilansir DirtFish.

"Kemudian (di hari Minggu) saya merasa kecepatan kami sangat bagus. Tapi daya tahan mobil telah menjadi masalah utama sekarang. Sudah tiga reli beruntun kami dihadapkan pada masalah teknis yang bukan karena kesalahan saya. Jadi kami perlu mengatasinya."

Gus Greensmith, Stuart Loudon, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC

Gus Greensmith, Stuart Loudon, M-Sport Ford WRT Ford Fiesta WRC

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Lebih lanjut, Greensmith mengingatkan krunya agar mencari solusi permasalahan daya tahan mobil dengan cepat.

Pasalnya, ia tidak ingin tampil di Reli Safari Kenya dengan penuh masalah, dan waktu para mekanik dihabiskan hanya untuk memperbaiki mobilnya.

"Kami tidak ingin pergi ke Kenya, mengendarai mobil kami dan kemudian mengatasi masalah mobil. Kami ke sana karena ingin bersaing (demi kemenangan).

"Tapi kembali lagi, masalah teknis mobil bukan menjadi fokus saya. Saya hanya fokus dengan bagaimana saya bisa mengendarai mobil, mengeluarkan potensi yang dimiliki oleh mobil ini," Greensmith mengakhiri.

dibagikan
komentar
Tanak Akan Ubah Strategi Usai Dua Kegagalan Beruntun

Artikel sebelumnya

Tanak Akan Ubah Strategi Usai Dua Kegagalan Beruntun

Artikel berikutnya

Hyundai Bakal Turunkan Breen dalam Reli Estonia

Hyundai Bakal Turunkan Breen dalam Reli Estonia
Muat komentar