Hayden Paddon Incar Kursi di WRC2 2022

Pereli asal Selandia Baru, Hayden Paddon, kabarnya mengincar kursi milik Hyundai pada kategori WRC2 musim depan.

Hayden Paddon Incar Kursi di WRC2 2022

Hayden Paddon rumornya hanya tinggal sedikit lagi mendapatkan kursi di Kejuaraan Reli Dunia (WRC). Saat ini, ia dikabarkan tengah melobi Hyundai untuk bisa turun dalam kategori WRC2.

Paddon sudah absen dari program reli semusim penuh sejak 2018. Namun, ia sempat mencatatkan penampilan cameo, turun di Reli Inggris bersama M-Sport kelas WRC2 pada musim 2019.

Namun kini, Paddon tak ingin lagi hanya turun sebagai pereli paruh waktu di WRC. Ia ingin menjalani balapan selama setahun penuh, dan kini sedang melobi Hyundai.

Jika kesepakatan ini tercapai, Paddon akan mengemudikan Hyundai i20 N Rally2, yang dikembangkan oleh pabrikan Korea Selatan tersebut sepanjang musim 2021.

Pemenang Reli Argentina 2016 itu belum ingin mengincar kursi di kelas utama WRC, lantaran WRC2 jadi opsi paling realistis yang dimilikinya saat ini.

Baca Juga:

"(Untuk sekarang) Rally2 munkin jadi opsi yang paling realistis bagi saya," ujar Paddon mengutip DirtFish.

"Ya sebenarnya saya ingin mengendarai mobil Rally1, tapi saya tahu batasan saya, dan saya harus bisa mengembalikan insting saya terlebih dulu. Itu sebabnya saya akan mencoba beberapa hal tahun depan.

"Kami belum bisa mendapatkan program semusim penuh (di kelas utama WRC). Tapi jika melihat ke belakang, ada beberapa pereli yang memulai musimnya sedikit terlambat dari yang lain. Anda harus bisa mengamankan dukungan finansial terlebih dulu.

"Itulah yang saya lakukan saat ini. Kami saat ini bekerja sama dengan Hyundai Selandia Baru, dan kami memiliki hubungan yang baik dengan mereka."

Paddon lebih lanjut mengatakan bahwa sebenarnya ia beberapa kali mendapatkan tawaran turun di kelas utama WRC dalam dua tahun terakhir.

Hayden Paddon, John Kennard, Hyundai i20 AP4

Hayden Paddon, John Kennard, Hyundai i20 AP4

Termasuk program berdurasi empat seri di WRC 2020, mengendarai Hyundai i20 Coupe WRC, yang jadi mobil spesifikasi paling tinggi mereka di musim 2020 dan 2021.

"Empat kali, saya mendapatkan tawaran itu empat kali," kata Paddon saat menceritakan bagaimana dirinya dan Hyundai tetap mempertahankan hubungan kerja samanya selama ini.

"Saya memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu dengan mereka. Tapi tidak ada keputusan pasti yang dibuat. Selain itu, pandemi Covid-19 juga benar-benar menghadang saya."

Sudah tidak aktif semusim penuh di WRC, Paddon tetap turun di ajang off-road tersebut di berbagai event. Ia juga menjadi salah satu pereli yang mendukung WRC beralih ke mesin full elektrik.

Itu terlihat dari aktivitasnya mengembangkan Hyundai Kona EV Rally selama dua tahun terakhir. Ia juga sudah turun secara kompetitif dengan Kona EV di Horsepower Hillclimb.

dibagikan
komentar
Marco Bulacia Dinobatkan sebagai Pereli Paling Berkembang
Artikel sebelumnya

Marco Bulacia Dinobatkan sebagai Pereli Paling Berkembang

Artikel berikutnya

M-Sport Terasa Seperti Rumah bagi Craig Breen

M-Sport Terasa Seperti Rumah bagi Craig Breen
Muat komentar