Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
WRC Reli Estonia

Hyundai Bakal Selidiki Masalah i20 N WRC Rally1

Hyundai Motorsport bakal melakukan peninjauan terhadap jeroan i20 N WRC Rally1, agar mobil dapat kompetitif dan menantang titel kejuaraan reli dunia.

Ott Tanak, Martin Jarveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Pabrikan asal Korea Selatan itu menuai sorotan tajam sepanjang Reli Estonia akhir pekan lalu. Walau amankan posisi ketiga serta keempat, duo Ott Tanak dan Thierry Neuville tak mampu membendung kecepatan Toyota.

Lantaran terlambat menyesuaikan dengan regulasi Rally1 hybrid, Hyundai pun jadi ketinggalan mengejar dua rivalnya, Toyota serta M-Sport Ford. Tim bahkan membenarkan tertinggal dalam pengembangan i20 N WRC Rally1.

Mobil sempat menunjukkan laju kencang saat Tanak memenangi Reli Sardinia pada Juni lalu. Akan tetapi, serangkaian masalah keandalan telah mengganggu performa Hyundai Shell Mobis WRT sepanjang tahun ini.

Meski bisa menghindari problem reliabilitas di Estonia, para pembalap Hyundai mengeluhkan kurangnya daya cengkeram dan keseimbangan. Hal ini pun menyebabkan skuad kewalahan menghadapi Toyota.

Tanak menyatakan bahwa ada hal-hal mendasar yang tidak berjalan dengan baik. Dia mengacu pada pengembangan i20 N WRC Rally1 sebelum mobil memainkan debut di Reli Monte Carlo.

Oliver Solberg, Elliott Edmondson, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Oliver Solberg, Elliott Edmondson, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Wakil Direktur Tim Hyundai, Julien Moncet, mengatakan penyelidikan bakal dilakukan untuk mencari solusi bagaimana meningkatkan performa i20 N.

Tim memiliki akses ke homologasi, dapat digunakan untuk memperbaiki aspek mobil. Namun, ini hanya dapat digunakan dalam periode musim tertentu.

Moncet sendiri membeberkan, bahwa Hyunda sudah menggunakan salah satu dari lima akses guna pengembangan sasis serta area transmisi.

“Satu-satunya poin positif akhir pekan ini adalah mobil-mobil mencapai akhir tanpa masalah keandalan yang besar dibandingkan dengan beberapa balapan lain, dan terutama Kenya. Jadi, ini adalah pencapaian yang cukup besar sehingga kami bisa senang,” ucapnya kepada Motorsport.com.

“Sejujurnya, saya cukup optimistis ketika menuju ke Estonia. Saya pikir kami bisa berjuang untuk menang, karena kami punya performa bagus di (lintasan) kerikil dan kami memiliki kekuatan yang bagus di lurusan cepat.

“Kami juga punya Ott sebagai salah satu pembalap kami. Jadi, menurut saya, saya, kami memiliki kombinasi yang bagus untuk berjuang meraih kemenangan. Tetapi jelas kami jauh dari itu dan Anda hanya perlu melihat hasilnya.”

Baca Juga:

Moncet kemudian mengatakan, memang ada sejumlah elemen dasar mobil yang harus ditinjau oleh Hyundai. Beberapa dapat diatasi. Namun, lainnya membutuhkan lebih.

“Kami perlu waktu untuk mewujudkannya dan kami harus memahami arah mana yang harus kami tuju. Itu mungkin hal pertama yang perlu kami tanyakan pada diri kami sendiri,” ujarnya.

“Para pembalap mengeluh tentang stabilitas mobil dan ada beberapa keluhan lain. Tapi itu bukan hal yang mudah untuk diubah.

“Kami punya banyak pekerjaan dan pengembangan yang harus dilakukan. Semoga kami dapat melakukannya sesegera mungkin. Kami harus memeriksa apa yang bisa kami lakukan dalam peraturan homologasi.

"Kami selalu berjalan di belakang waktu dan kami memiliki banyak masalah keandalan, dan sekarang kami dapat melihat bahwa kami perlu lebih mendorong pengembangan.”

Hyundai berencana menuju ke pangkalan uji baru Finlandia minggu ini untuk mengembangkan i20 N WRC Rally1 menjelang Reli Finlandia bulan depan.

“Kami akan pergi ke markas kami dalam beberapa hari ke depan guna pengerjaan pengembangan kami dan bersiap untuk Finlandia,” kata Moncet.

“Saya tahu beberapa kompetitor tidak akan melakukan tes sebelum Finlandia, (tetapi) kami akan melakukannya.

“Kami akan kembali mempersiapkan set-up untuk balapan berikutnya, dan kami akan mencoba memahami arah mana yang harus kami tuju untuk mengerjakan ulang dasar-dasar mobil.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ott Tanak Bantah Hyundai Berencana Tinggalkan WRC
Artikel berikutnya Skoda Tunda Debut Fabia RS Rally2 karena Kendala Produksi

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia