Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
WRC Reli Kroasia

Hyundai Batal Banding atas Penalti Thierry Neuville

Hyundai Motorsport menyatakan batal mengajukan banding atas denda dan penalti yang diberikan kepada Thierry Neuville setelah melanggar aturan di Reli Kroasia, akhir pekan lalu.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Neuville dan navigatornya, Martijn Wydaeghe, mendapatkan penalti menjalani dua hari layanan publik dan denda 1.900 euro (Rp 29,4 juta) karena melebihi batas kecepatan selepas etape keempat dan mengemudi dengan mesin pembakaran internal di zona HEV.

Pereli asal Belgia itu melaju dengan kecepatan 156 km/jam di ruas jalan sepanjang 11 km yang memiliki batas kecepatan 80 km/jam setelah Special Stage (SS) 4 Reli Kroasia, putaran ketiga World Rally Championship (WRC) 2022.

Thierry Neuville juga mengalami masalah alternator yang memaksanya untuk mendorong i20 N Rally1 sejauh 800 meter ke service park, di mana mereka terlambat empat menit, dan harus menerima penalti 40 detik.

Hyundai telah mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas sanksi yang menjatuhkan perelinya dari posisi kedua menjadi keempat secara keseluruhan menjelang sesi Sabtu.

Tim tidak menentang pelanggaran mengebut, tetapi merasa hukuman satu menit terlalu keras di atas penalti 40 detik untuk keterlambatan check-in setelah mendorong mobil ke service park.

Baca Juga:

Ketika tenggat waktu untuk mengajukan banding tercapai, Hyundai memutuskan untuk tidak melanjutkan masalah ini, namun menyerukan FIA untuk meninjau sistem sanksi untuk kasus-kasus semacam ini.

“Sebagai sebuah tim, kami telah memutuskan untuk tidak melanjutkan banding,” kata Wakil Direktur Tim Hyundai Julien Moncet kepada Motorsport.com.

“Kami tidak melawan kesalahan, tetapi kami masih mencari tahu mengenai penalti waktu merupakan hal yang sangat bijaksana dalam olahraga.

“Kami ingin bekerja sama dengan FIA dan pabrikan lain untuk memikirkan sistem hukuman yang berbeda dalam kasus seperti itu di masa depan.”

Thierry Neuville juga pernah mengebut di jalan raya musim lalu dalam rangkaian Reli Estonia yang mengharuskannya membayar denda 2.500 euro. Ia juga dilarang mengikuti satu etape setelah melaju 190 km/jam pada jalan yang memiliki batas 90 km/jam.

Meski mendapatkan sanksi dan beberapa masalah akhir pekan lalu, Neuville dapat meraih posisi ketiga di belakang Kalle Rovanpera sebagai pemenang, dan rekan setimnya, Ott Tanak.

Be part of Motorsport community

Join the conversation

Video terkait

Artikel sebelumnya Bangkit di SS Terakhir, Kalle Rovanpera Buat Bos Toyota Terkesan
Artikel berikutnya Bintang WRC Kalle Rovanpera Ikuti Kompetisi Drift

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia