Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
WRC Reli Monte Carlo

Hyundai Kerja Keras Perbaiki Masalah Mobil Rally1 WRC

Hyundai sedang berupaya mengatasi problem yang menyebabkan Oliver Solberg menderita pusing dan nyeri dada saat mengemudikan i20 N Hybrid Rally1.

Oliver Solberg, Elliott Edmondson, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Pabrikan asal Korea Selatan itu dihadapkan tantangan cukup berat pada awal era Rally1. Serangkaian masalah telah menghalangi i20 N dalam debutnya di reli Monte Carlo akhir pekan ini.

Ketiga mobil Hyundai kalah dari M-Sport dan Toyota. Progres lalu dapat dicapai, tetapi Solberg serta Thierry Neuville melaporkan adanya situasi yang mengerikan ketika berada di balik kemudi i20 N Hybrid Rally1.

Solberg berjuang selama Jumat (21/1/2022) lantaran asap knalpot memasuki kokpit. Kondisi ini pun membuatnya sangat kesulitan untuk mengemudikan mobil dengan baik karena fisiknya benar-benar terganggu.

“Itu cukup menakutkan sepanjang hari. Pada satu titik, saya pusing dan sakit di dada, tapi sore ini sedikit lebih baik, dan ada beberapa masalah girboks. Tapi kami akan terus bekerja,” tuturnya kepada Motorsport.com.

“Ini adalah hal yang sangat penting untuk diperbaiki karena pada akhirnya berbahaya. Mungkin baik untuk lingkungan, tapi tidak begitu baik untuk tubuh.”

Deputy General Manager Hyundai, Julien Moncet, mengungkapkan bahwa timnya berencana untuk menyelidiki dan memperbaiki problem i20 N Hybrid Rally1.

“Kami masih harus menyelidiki, tetapi kemungkinan besar asap dari knalpot (masuk),” ucapnya.

“Kami harus menemukan cara untuk menghindari ini. Kami harus melihat mobilnya malam ini dan mencoba memperbaikinya.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Sementara itu, Neuville mengatakan tidak pernah begitu takut saat mengemudikan mobil reli. Ditambah, dia harus menghadapi masalah tenaga hybrid yang terputus-putus.

Namun, seiring berjalannya Reli Monte Carlo, Neuville berhasil menjinakkan Hyundai i20 N Hybrid Rally1, serta mulai menantang Toyota dan Ford.

“Saya banyak melintir dan diferensial pada etape pertama yang membuat saya takut,” kata Neuville, yang duduk di peringkat keempat secara keseluruhan atau terpaut 47,8 detik dari sang pemuncak, Sebastien Loeb.

“Kami mampu bereaksi cukup cepat. Pada akhirnya, saya kira itu adalah hari yang layak mengingat beberapa masalah, dan saya senang bisa berada di sini tanpa masalah besar.”

Baca Juga:

Terlepas dari serangkaian isu yang mendera Hyundai i20 N Hybrid Rally1, Moncet tetap puas melihat mobil timnya dapat memberikan perlawanan ketat. Meski dia sadar masih ada pekerjaan yang harus dituntaskan.

“Ini adalah hari yang menantang, tetapi hari yang positif secara keseluruhan,” ujarnya.

“Kami sedikit kecewa dengan performa keseluruhan mobil kemarin. Tapi hari ini kami telah menunjukkan bahwa mobil tidak memiliki masalah. Kami kompetitif, dan kami tidak jauh dari yang tercepat.

"Oke, dua Sebastien (Loeb dan Ogier) berada di planet yang berbeda. Namun, ini hari yang positif.

“Kami mampu melahap beberapa jarak tempuh dan yang penting adalah mendapatkan konsistensi, untuk belajar lebih banyak tentang mobil. Kami melakukan sejumlah persiapan, tetapi kunci hari ini adalah konsistensi.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Elfyn Evans Berjuang Jaga Jarak dengan Loeb dan Ogier
Artikel berikutnya Reli Monte Carlo: Dramatis, Ogier Samai Waktu Loeb Usai SS10

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia