Eks Pereli WRC Sebut Mobil Elektrik Hyundai Melebihi Ekspektasinya

Pada awal Desember lalu, Hyundai mengumumkan bahwa mereka tengah menjalankan proyek mobil reli elektrik, Hyundai Kona EV.

Eks Pereli WRC Sebut Mobil Elektrik Hyundai Melebihi Ekspektasinya

Pengumuman mengenai proyek mobil reli elektrik Hyundai, yakni Hyundai Kona EV, mulai muncul saat Hyundai Selandia Baru mengunggah video singkatnya di Youtube.

Bersama mantan pereli WRC, Hayden Paddon, proyek ini pun dijalankan oleh pabrikan asal Korea Selatan ini. Dan menurut sang pereli, hasilnya cukup memuaskan.

Proyek pengembangan mobil reli elektrik ini dijalankan oleh Hyundai lantaran WRC dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk beralih ke mobil bertenaga listrik.

Baca Juga:

Sementara itu, mulai musim 2022, tim-tim WRC akan menggunakan mobil spesifikasi baru, yang memakai teknologi hibrida.

Arah yang diambil WRC ini pun dinilai satu langkah lebih dekat dengan penggunaan mobil bertenaga listrik.

Hyundai (cabang Selandia Baru) pun dikabarkan telah menjalani lima sesi tes dengan mobil Kona EV.

Dan menurut Paddon, pemenang Reli Argentina pada 2016 silam, performa Kona EV melebihi ekspektasinya.

 

"Performa mobil ini sudah berada di tingkat yang melebihi ekspektasi kami," ujar Paddon, melansir DirtFish.

"Saya benar-benar menyukainya - saya tidak pernah menyangka bahwa kami bisa menjalani tes di tingkat ini, semuanya berjalan lancar dari awal hingga sekarang. Mobilnya terasa luar biasa saat dikendarai, dan karena suara transmisinya, malah lebih berisik ketimbang mengendarai mobil AP4.

"Saat saya masuk ke dalam mobil, saya seperti mengendarai mobil konvensional ICE (internal combustion engine). Akan tetapi, semakin lama saya berada di mobil, semakin sempurna cara saya mengendarainya. Cara menikungnya fantastis, torsinya juga tinggi."

Saat ini, Hyundai masih menunggu kepastian dari kantor pusat mengenai proyek terbaru mereka di WRC. Proposal dana yang diajukan oleh tim arahan Andrea Adamo itu belum juga disetujui.

Hal ini pun menyebabkan munculnya rumor Hyundai bisa saja mundur dari WRC selepas 2021. Rival-rival mereka pun ikut merasa resah dengan ketidakpastian ini.

dibagikan
komentar
Reli Arctic Bakal Lebih Sulit bagi Toyota

Artikel sebelumnya

Reli Arctic Bakal Lebih Sulit bagi Toyota

Artikel berikutnya

Reli Jerman Masih Godok Konsep untuk Kembali ke WRC

Reli Jerman Masih Godok Konsep untuk Kembali ke WRC
Muat komentar