Hyundai Mulai Misi Pertahankan Titel WRC

Hyundai Shell Mobis akan berusaha mempertahankan gelar juara dunia konstruktor WRC dengan memastikan Thierry Neuville dan Ott Tanak tampil baik sejak seri awal di Reli Monte Carlo.

Hyundai Mulai Misi Pertahankan Titel WRC

Prinsipal Hyundai Andrea Adamo ingin timnya mengulang kesuksesan memenangi seri pembuka WRC, Reli Monte Carlo, demi menjaga asa mempertahankan gelar konstruktor.

Tahun ini, WRC akan menggelar 12 seri yang akan dimulai pada 21-24 Januari mendatang di Monte Carlo dan berakhir di Jepang pada 11-14 November.

Memiliki lebih banyak lomba, Adamo yakin tantangan tahun ini jauh lebih besar bagi Hyundai dalam mempertahankan gelar. Pasanya, rival terberat mereka, Toyota akan melakukan segala cara demi merebut titel tersebut.

“Ini musim kedelapan kami di WRC dan kami sudah siap bertemput. Kami telah bekerja keras untuk menjaga momentum yang diciptakan pada paruh kedua 2020, dan ingin membawanya ke musim ini,” kata Adamo.

“Kami akan menghadapi persaingan ketat, itu sebabnya kami harus berada dalam performa terbaik sejak balapan awal.”

Thierry Neuville, Nicolas Gilsoul, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Thierry Neuville, Nicolas Gilsoul, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Hyundai masih memberi kepercayaan penuh kepada Thierry Neuville dan navigator barunya, Martijn Wydaeghe, untuk mempertahankan gelar. Begitu juga dengan Ott Tanak, kampiun WRC 2019, yang akan kembali memperjuangkan gelar pereli setelah gagal musim lalu.

Neuville berharap bisa meraih kemenangan di Reli Monte Carlo bersama navigator barunya demi mengaja momentum tim.

“Dua edisi terakhir Reli Monte Carlo sungguh mengesankan bagi tim. Kami kehilangan kemenangan dengan hanya tertinggal dua detik pada 2019, dan meraih kemenangan pertama di 2020,” kata Neuville.

“Itu adalah reli pertama saya bersama Martijn sebagai navigator, dan kami telah bekerja keras dalam mempersiapkan diri menghadapi musim ini. Tapi, ini akan menjadi tantangan besar bagi kami.”

Ott Tanak yang gagal finis di Reli Monte Carlo 2020, akan berusaha membayar kekecewaannya dengan tampil baik sejak SS pertama.

“Reli Monte Carlo selalu memberikan tantangan, mungkin yang terbesar. Kondisi cuaca juga berubah cepat, yang mana Anda bisa memiliki pengalaman berbeda di lokasi yang sama. Seperti yang Anda lihat di reli pertama pada 2020,” kata Tanak.

Baca Juga:

Pereli Hyundai lainnya, Dani Sordo, dan navigatornya, Carlos del Barrio, yang berhasil meraih dua podium, termasuk satu kemenangan pada seri terakhir tahun lalu, ingin melanjutkan tren positif tersebut.

“Ini akan menjadi reli terakhir saya dengan Carlos dan kami ingin mengucapkan selamat tinggal dengan semangat yang besar,” kata Sordo.

“Di Monte Carlo, selalu penting untuk membuat keputusan yang tepat tentang ban dan untuk mendapat informasi bagus dari kru mengenai kondisi trek dan cuaca.”

dibagikan
komentar
Latvala Pasang Target Besar di Reli Monte Carlo

Artikel sebelumnya

Latvala Pasang Target Besar di Reli Monte Carlo

Artikel berikutnya

Hadapi WRC Terakhir, Ogier Tidak Ngoyo

Hadapi WRC Terakhir, Ogier Tidak Ngoyo
Muat komentar