Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
WRC Reli Kroasia

Jaga Peluang Menang, Ott Tanak Siapkan Taktik Alternatif

Ott Tanak percaya kelihaian memilih ban lebih baik ketimbang hanya mengandalkan performa.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Pada Reli Kroasia akhir pekan kemarin (22-24/4/2022), pereli Hyundai Motorsport World Rally Team (WRT) itu hampir merebut kemenangan pertamanya di Kejuaraan Dunia Reli (WRC) dalam 14 bulan terakhir.

Pereli Estonia itu unggul tipis atas Kalle Rovanpera (Toyota Gazoo Racing WRT) menjelang trayek khusus (Special Stage/SS) terakhir, SS20, yang merupakan power stage. Sayang, Rovanpera menggila di power stage untuk memaksa Tanak finis P2 di Reli Kroasia.

Tanak memang mengakui kecepatan Rovanpera di SS terakhir. Tetapi, akurasi pemilihan ban untuk menghadapi medan aspal Reli Kroasia yang sulit diprediksi, membuat Tanak mampu memberikan perlawanan ketat terhadap Rovanpera.

Keputusan juara dunia reli 2019 itu memilih ban Pirelli P Zero berkompon lunak (soft) dan ban basah Cinturato untuk SS19 yang saat itu diguyur hujan, terbukti efektif.

Tanak berhasil menjadi yang tercepat di Trakoscan – Vrbno 2 berjarak 13,15 km itu dengan unggul 16,3 detik untuk merebut P1 klasemen lomba dengan lebih cepat 1,4 detik dari Rovanpera, yang memuncaki lomba Reli Kroasia sejak hari pertama.

Podium Reli Kroasi 2022: Duet pemenang Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, diapit duo Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1 (kiri), dan peringkat ketiga Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1.

Podium Reli Kroasi 2022: Duet pemenang Kalle Rovanperä, Jonne Halttunen, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, diapit duo Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1 (kiri), dan peringkat ketiga Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1.

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Rovanpera kemudian melawan balik di SS20 power stage, saat medan lomba agak kering. Alhasil, ia pun menutup Reli Kroasia di puncak dengan keunggulan 4,3 detik atas Tanak.

Bagi Tanak, P2 di Reli Kroasia menjadi hasil finis terbaiknya sejauh tiga lomba WRC yang sudah digelar musim ini. Sebelumnya, Tanak memang terlihat kesulitan di atas Hyundai i20 N Rally1 di Monte Carlo (retired) dan Swedia (5 poin, hasil menang di power stage).

“Kami benar-benar piawai dalam memilih ban serta bagaimana cara kami mengantisipasi kondisi cuaca,” ucap pemenang 14 lomba WRC tersebut.

“Tim benar-benar bekerja sangat bagus, tidak hanya pada Minggu tetapi juga di seluruh reli. Kami selalu mampu memilih ban yang lebih tepat dibanding para rival.”

Posisi finis kedua di Kroasia, menurut Tanak, sudah sangat positif. Hasil tersebut jauh di luar perkiraan mereka sebelumnya. Tanak pun mengaku masih kalah cepat dibanding Kalle Rovanpera.

Baca Juga:

“Kami tahu masih harus bekerja keras untuk menutupi itu. Tetapi, akhirnya semua berjalan bagus buat kami pada akhir pekan ini,” ucap Tanak.

Di sisi lain, Tanak juga mengungkapkan bila pilihan bannya pada pagi hari terakhir lomba, Minggu, terlihat seperti berjudi. Pasalnya, para rival tidak menunjukkan tanda-tanda bakal mengganti ban mereka.

“Ahli cuaca kami bekerja sangat baik. Ia sebenarnya tidak yakin hujan akan turun pada Minggu pagi. Tetapi, ini seperti peluang buat saya karena gap dengan pereli di belakang cukup jauh. Hal itu membuat saya tidak merasa mengambil risiko besar,” tuturnya.

Kini, dengan taktik alternatif berupa pemilihan ban yang tepat dengan kondisi medan dan cuaca, Ott Tanak berharap bisa segera merebut kemenangan lagi sejak terakhir melakukannya di Reli Arctic Finlandia pada Februari 2021 lalu.

Torehan bagus Ott Tanak sendiri membantu Hyundai Motorsport merangsek ke posisi kedua pabrikan menggeser M-Sport Ford. Hal itu juga tak lepas dari keberhasilan rekan setim Tanak, Thierry Neuville, memenangi duel perebutan P3 dengan pereli M-Sport Ford WRT Craig Breen.

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ogier dan Loeb Kembali Berduel di Reli Portugal
Artikel berikutnya Adrien Fourmaux Diragukan Tampil di Reli Portugal

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia