Ganti Strategi Kunci Hyundai Pertahankan Gelar Konstruktor

Hyundai mengganti strategi serta pendekatannya setelah gagal total di Reli Meksiko tahun ini. Hal tersebut pun berbuah gelar juara konstruktor.

Ganti Strategi Kunci Hyundai Pertahankan Gelar Konstruktor

Untuk dua tahun berturut-turut, Hyundai memenangkan gelar konstruktor WRC. Namun sayangnya, gelar juara pereli jatuh ke tangan Toyota, atas nama Sebastian Ogier.

Kesuksesan Hyundai mempertahankan gelarnya itu datang setelah tim memutuskan untuk merubah strategi serta pendekatan mereka usai kegagalan Reli Meksiko.

Di awal musim 2020, tepatnya Reli Monte Carlo, Hyundai meraih kemenangan atas nama Thierry Neuville.

Akan tetapi, karena kendala teknis dihadapi oleh Neuville dan Dani Sordo, Hyundai kehilangan banyak poin.

Baca Juga:

Hal tersebut kemudian langsung didiskusikan oleh pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Hasilnya, mereka berhasil meraih kemenangan meyakinkan seri selanjutnya, yakni Reli Estonia.

"Kami berhasil menjadi juara dunia untuk kedua kalinya secara beruntun karena diskusi yang kami lakukan usai Reli Meksiko," tutur Andrea Adamo, prinsipal tim Hyundai.

"Kami benar-benar langsung menggelar rapat. Kami menjabarkan apa-apa saja yang tidak bekerja di Reli Meksiko. Seingat saya rapat berjalan selama lima jam.

"Kami kemudian mencari solusi-solusi yang tepat agar bisa memberikan mobil yang diperlukan oleh pereli kami. Diskusi tersebut berjalan lancar, yang berujung pada kerja intens saat adanya lockdown karena pandemi Covid-19.

Ott Tanak, Martin Jarveoja, Hyundai i20 Coupe WRC

Ott Tanak, Martin Jarveoja, Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: Julien Prioux

"Hasilnya pun berbuah sangat manis karena kami kembali dengan penampilan luar biasa di Estonia, dengan merebut peringkat pertama dan kedua," tambahnya.

Setelah Reli Estonia, Hyundai sukses tampil konsisten. Mereka meraih satu kemenangan dan enam podium di sisa tiga seri terakhir.

Insiden yang dialami oleh pereli Toyota, Elfyn Evans, di Reli Monza juga membantu Hyundai meraup poin.

Pasalnya, pada seri penutup musim tersebut, Ott Tanak dan Dani Sordo mengamankan podium dengan berada di peringkat kedua dan ketiga.

dibagikan
komentar
Ogier: Reli Monza Tidak Bisa Jadi Event Permanen WRC

Artikel sebelumnya

Ogier: Reli Monza Tidak Bisa Jadi Event Permanen WRC

Artikel berikutnya

Mads Ostberg Ingin Bertahan di Citroen untuk WRC2 2021

Mads Ostberg Ingin Bertahan di Citroen untuk WRC2 2021
Muat komentar