Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Legenda Reli Juha Kankkunen Incar Tes Rally1 WRC

Juara reli dunia empat kali, Juha Kankkunen, membidik kesempatan untuk menguji coba mobil Rally1 2022 pada musim panas ini.

Juha Kankkunen

Pria berusia 63 tahun ini mengungkapkan keinginannya untuk mengambil alih kemudi salah satu mobil hybrid generasi baru, saat berkunjung ke Reli Italia Sardinia akhir pekan lalu.

Ketika itu, kehadiran Kankkunen adalah sebagai tamu undangan dari pemasok ban World Rally Championship (WRC), Pirelli.

Sejak pensiun pada 2002 silam, Kankkunen rutin mengikuti jalannya kejuaraan. Dia sendiri sukses merengkuh titel musim 1986, 1987, 1991 dan 1993, bersama tim pabrikan Peugeot, Lancia serta Toyota.

Pada 2019 lalu, Kankkunen juga tetap aktif di kancah reli dengan mengemudikan mobil generasi WRC sebelumnya, yakni Toyota Yaris ditemani putranya.

Namun rupanya, Kankkunen tergelitik dengan mesin hybrid terbaru yang mampu menghasilkan hingga 500 tenaga kuda. Ini serupa kekuatan Peugeot 205 T16 Group B yang dikemudikannya saat mencetak tiga kemenangan 1986.

Kankkunen mengatakan tak punya keinginan untuk bersaing dalam sebuah event WRC dengan mobil Rally1. Tetapi dia ingin merasakan sensasi berkendara.

Juha Kankkunen, Juha Piironen, Peugeot 205 Turbo 16 E2

Juha Kankkunen, Juha Piironen, Peugeot 205 Turbo 16 E2

Photo by: Motorsport Images

“Saya berharap untuk menguji hibrida pada musim panas,” kata Kankkunen kepada Motorsport.com.

“Saya hanya ingin pergi dan mencobanya. Mencoba sedikit dan dapat membedakan antara mobil tahun lalu.

“Saya telah mengendarai banyak mobil. Ini menarik karena mereka sedikit berbeda dengan mobil tahun lalu, karena sedikit lebih berat, tetapi punya tenaga yang lebih besar. Ketika Anda dapat menggunakan hibrida, itu hampir 500 tenaga kuda untuk sementara waktu.

“Mobil-mobil baru-baru ini bagus. Saya telah mengendarai mobil mereka jauh lebih mudah dan bagus untuk dikendarai.

“Katakanlah orang tua dapat mengemudi dengan kecepatan 90 persen, tapi 10 persen terakhir adalah untuk anak-anak muda.

“Itu (Rally1) adalah mobil yang bagus untuk dikendarai, aerodinamika dan suspensinya bagus. Begitulah teknologinya.”

Musim 2010,Juha  Kankkunen mencatatkan performa kompetitif terakhirnya di WRC, saat berhasil finis kedelapan di Reli Finland, yang mana dia mengemudikan Ford Focus buatan M-Sport.

Baca Juga:

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Ott Tanak Sebut Hyundai Masih Jauh dari Sempurna
Artikel berikutnya P4 Reli Italia Dongkrak Percaya Diri Pierre-Louis Loubet

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia