Bos M-Sport Ungkap Kunci Sukses di WRC 2022

Sosok penting di Kejuaraan Reli Dunia (WRC), Malcolm Wilson dan Jari-Matti Latvala, yakin reliability alias keandalan bakal menjadi faktor krusial dalam perebutan gelar pada 2022.

Bos M-Sport Ungkap Kunci Sukses di WRC 2022

Pemakaian mesin hybrid untuk WRC 2022 menjadi perubahan teknis terbesar dalam 50 tahun sejarah WRC.

Seluruh tim pabrikan praktis diharuskan bekerja ekstra keras untuk mengembangkan mobil Rally1 untuk WRC 2022 sebagai pengganti mobil berspesifikasi World Rally Car (WRC) yang dipakai sejak 1997 dan kemudian diperbarui pada 2011 dan terakhir 2017.

Pernah turun di era Grup B WRC sebagai pereli dan dipercaya Ford untuk menjalankan tim di WRC sejak 1997, Malcolm Wilson menjadi salah satu saksi hidup berbagai perubahan besar di WRC.

Namun, Managing Director M-Sport World Rally Team (WRT) tersebut mengakui tidak ada perubahan sebesar yang terjadi untuk WRC 2022 nanti.

“Tidak ada cara lain untuk menghadapi ini. Perubahan untuk musim 2022 ini sangatlah besar dari sisi teknologi mobil,” tutur Wilson seperti dikutip laman wrc.com.

“Saya rasa yang terbesar yang saya lihat sejak terlibat di WRC ini. Menurut saya, keandalan akan menjadi kunci untuk merebut gelar tahun ini.”

Jari-Matti Latvala, Prinsipal Tim Toyota Gazoo Racing WRT.

Jari-Matti Latvala, Prinsipal Tim Toyota Gazoo Racing WRT.

Foto oleh: Toyota Racing

Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT Jari-Matti Latvala juga sepakat dengan Wilson. Sebagai mantan pereli, pria asal Finlandia itu tahu benar apa yang bakal dihadapi tim dan para pereli setiap regulasi teknis berubah,

“Tentu, realibility akan menjadi faktor kunci bagi seluruh tim. Sangat banyak komponen baru pada mobil reli tahun ini,” ujar pemenang 18 lomba WRC dalam 209 start (terbanyak hingga kini) antara 2002 sampai 2020.

“Sebenarnya, kami semua masih butuh waktu lagi buat tes. Tetapi Monte (Reli Monte-Carlo) sudah menunggu di depan mata (20-23 Januari) dan kami harus siap.”

Latvala menambahkan, ada sejumlah hal di WRC yang tidak benar-benar bisa dipahami peserta. Namun tahun ini mesin hybrid dan perubahan lain pada mobil sudah menanti. Jadi, WRC 2022 akan menjadi musim yang menarik.

Latvala baru dipercaya menjadi Prinsipal Toyota Gazoo Racing WRT pada 2021, menggantikan kompatriotnya (sesama dari Finlandia), Tommi Makinen. Tetapi. Latvala langsung mampu memberikan gelar konstruktr dan pereli lewat Sebastien Ogier.

Sebastien Ogier dan navigator Benjamin Veillas saat menguji Toyota Yaris Rally1, beberapa waktu lalu.

Sebastien Ogier dan navigator Benjamin Veillas saat menguji Toyota Yaris Rally1, beberapa waktu lalu.

Foto oleh: Julien Perez Alonso

Sebagai pemenang sembilan kali Reli Monte-Carlo sekaligus juara dunia bertahan (delapan kali beruntun: 2013-2018, 2020, 2021), Ogier pun mengaku siap turun di Monako.

Tidak akan turun penuh di WRC 2022, pereli asal Prancis itu merasa lomba pertama dengan mobil spesifikasi Rally1 akan menjadi tangangan tersendiri. Namun ia mengaku sudah percaya diri dengan mobil mengingat ia akan menjalani musim ketiga bersama Toyota.

“Saya sangat yakin mobil akan berprogres cepat. Kami sudah pernah menyaksikan sejumlah mobil saat regulasi berubah beberapa kali. Saya yakin mobil Rally1 akan lebih cepat daripada mobil WRC 2021, yang spesifikasinya sudah dipakai sejak 2017,” ucap Ogier.

Baca Juga:
dibagikan
komentar
Craig Breen Abaikan Pengalaman untuk Pimpin M-Sport WRT
Artikel sebelumnya

Craig Breen Abaikan Pengalaman untuk Pimpin M-Sport WRT

Artikel berikutnya

Toyota Bakal Perkenalkan Yaris Rally1 di Tokyo Auto Salon

Toyota Bakal Perkenalkan Yaris Rally1 di Tokyo Auto Salon
Muat komentar