Neuville Diganjar Hukuman dan Denda karena Ngebut

Thierry Neuville dilarang tampil di satu seri WRC, serta didenda lantaran melanggar batas kecepatan di road section Reli Estonia.

Neuville Diganjar Hukuman dan Denda karena Ngebut

Pereli Hyundai Motorsport itu mengakhiri Reli Estonia pada peringkat ketiga, di belakang Kalle Rovanpera (bintang muda Toyota), dan rekan setimnya, Craig Breen.

Akan tetapi, ofisial memutuskan memberikan denda kepada Neuville dan navigatornya, Martijn Wydaeghe, sebesar 2.500 Euro atau setara 42 juta Rupiah.

Tak hanya itu, duo Belgia tersebut juga diberikan hukuman larangan tampil di satu seri WRC, lantaran melanggar batas kecepatan pada road section Reli Estonia.

Neuville tercatat melaju dalam kecepatan 190 km/jam, sedangkan batas kecepatan yang seharusnya dilewati adalah 90 km/jam.

Ia sendiri memiliki pilihan lain selain mengebut road section, karena mengalami kendala pada starter motor mobilnya sebanyak dua kali.

Baca Juga:

Hal ini membuat Neuville terlambat mengikuti etape pamungkas dan mendapatkan penalti waktu sebesar 10 detik.

Hyundai telah menginformasikan kepada FIA, sembari menyatakan, "Masalah teknis pada mobilnya, mereka terlambat datang ke TC23 (Time Check)."

"Di tengah persaingan podium, mereka mau tidak mau melaju di atas batas kecepatan agar tidak terlambat ke TC23."

Pihak Hyundai kemudian menambahkan bahwa saat itu, jalanan yang dilewati Neuville sedang lenggang. Oleh karenanya, pereli 33 tahun tersebut memutuskan untuk mengebut.

Dalam regulasinya, WRC memiliki toleransi terkait melaju di atas batas kecepatan. Larangan tampil dalam satu seri akan aktif jika pada 2021, Neuville melaju lebih cepat 30 persen dari batas kecepatan di suatu jalanan.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Neuville melaju pada kecepatan 190 km/jam, sedangkan batas kecepatan ada di angka 90 km/jam. Itu berarti, ia melaju lebih cepat 100 persen dari batas yang sudah ditetapkan.

"Kecepatan yang berlebihan merupakan pelanggaran serius terhadap regulasi dan Kode Internasional Olahraga FIA," tulis laporan steward FIA.

"Pada kasus ini, kecepatannya tercatat melebihi 100 persen dari batas yang sudah ditetapkan. Situasi lalu lintas yang lenggang tidak bisa dijadikan alasan."

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Photo by: Austral / Hyundai Motorsport

FIA sedang mengkampanyekan keselamatan berkendara. Oleh karena itu, badan otoritas balap dunia tersebut harus memberikan hukuman terkait insiden Neuville.

Adapun, Neuville menjadi pereli Hyundai kedua yang mendapatkan larangan tampil dalam satu seri musim ini.

Ott Tanak sempat mendapatkan hukuman di Reli Monako, karena membawa mobilnya ke service park dengan tiga ban saja.

Pereli Toyota, Sebastien Ogier, juga dihukum serupa pada April lalu lantaran meninggalkan lokasi, setelah terlibat dalam kecelakaan di road section Reli Kroasia. Padahal, saat itu petugas kepolisian sudah datang ke lokasi kejadian.

dibagikan
komentar

Video terkait

Podium Utama WRC2 Reli Estonia, Mikkelsen Akhiri Penantian

Artikel sebelumnya

Podium Utama WRC2 Reli Estonia, Mikkelsen Akhiri Penantian

Artikel berikutnya

Ogier Sukses Perlebar Keunggulan meski Gagal Podium

Ogier Sukses Perlebar Keunggulan meski Gagal Podium
Muat komentar