Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
WRC Rally Poland

Neuville Ingin Tambah Jam Terbang dengan Mobil Rally1 pada Reli Nasional

Pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Reli Dunia (WRC), Thierry Neuville, ingin mengikuti reli nasional menggunakan mobil Rally1 untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi di trek berkerikil berikutnya, di Latvia dan Finlandia.

Thierry Neuville, Martijn Wydaeghe, Hyundai World Rally Team Hyundai i20 N Rally1

Neuville berharap punya lebih banyak waktu di balik kemudi Rally1 i20 N setelah keunggulan poinnya atas pereli Toyota, Elfyn Evans, terpangkas dari 18 menjadi 15 poin saat Reli Polandia yang mengecewakan pekan lalu. 

Pereli asal Belgia ini merasa kesulitan menghadapi reli gravel yang cepat. Namun tahun lalu, ia berhasil meraih kemajuan yang signifikan pada jenis jalan tersebut, ditandai dengan finis kedua di Estonia dan Finlandia.

Namun, Neuville mengakui bahwa ia kesulitan dengan pemetaan mesin baru pada i20 N-nya di Polandia, di samping kelemahannya saat start di urutan pertama. Hasilnya, ia finis di urutan keempat secara keseluruhan dengan mengumpulkan 14 poin.

Baca Juga:

"Pada Sabtu. saya kehilangan dua poin tambahan dengan selisih sepersepuluh (dari pereli debutan Rally1 Martins Sesks) dan pada Minggu, saya kehilangan satu poin tambahan dengan selisih 0,3 (dari Evans), jadi ini benar-benar membuat frustrasi," kata Neuville kepada Motorsport.com setelah mengumpulkan enam poin pada Sabtu, tiga poin di hari Minggu, dan lima poin di Power Stage.

"Kami datang ke sini dengan peta mesin baru, dan saya tidak merasa nyaman sejak awal dengan itu, jadi saya kehilangan waktu. Saya membersihkan jalan, jadi pada dasarnya banyak hal yang terjadi."

Dengan pengujian yang dibatasi hingga 21 hari per pabrikan dalam setahun, Neuville mencari peluang untuk lebih banyak melakukan perjalanan di belakang kemudi.

Batas pengujian yang ditetapkan oleh FIA dirancang untuk memangkas biaya, tetapi tim-tim telah mengakali pembatasan tersebut dengan menurunkan mobil ke dalam reli nasional di luar kalender WRC.

Hyundai telah melakukan pendekatan ini pada musim 2024 ketika Andreas Mikkelsen mengikuti reli aspal di Alba, Italia pada April, sementara Ott Tanak akan mengemudikan i20 N Rally1 di kelas invitasi di Reli Estonia pekan depan.

Thierry Neuville, Hyundai World Rally Team

Thierry Neuville, Hyundai World Rally Team

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

"Saya ingin (melakukan reli pribadi), dan saya pasti akan meminta kesempatan kepada tim saya untuk mengemudikan mobil sebelum reli berikutnya," tambah Neuville.

"Terakhir kali saya melakukan tes di Finlandia (di markas uji coba Hyundai) adalah saat salju turun pada Februari. Tes kedua terakhir dibatalkan dan yang satu lagi hanya untuk Andreas dan Ott.

"Saya jelas membutuhkan lebih banyak waktu duduk di jalan yang cepat."

Manajer program WRC Hyundai, Christian Loriaux, mengatakan bahwa tim akan mempertimbangkan permintaan Neuville.

"Saat ini belum ada dalam rencana, tapi selalu ada kesempatan, tapi kami harus mempertimbangkannya," ujarnya kepada Motorsport.com. "Anggaran tidak terbatas, dan kami membutuhkan waktu dan mobil uji coba yang tersedia. Tapi yang pasti, hal itu tidak bisa dikesampingkan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya WRC Polandia: Rovanpera Pastikan Kemenangan dengan Menakjubkan
Artikel berikutnya WRC Luncurkan Program untuk Pereli Wanita Muda

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia