WRC
22 Feb
Event berikutnya
7 hari
Selengkapnya:

Neuville Ingin Tuntaskan Problem Bahasa dengan Navigatornya

Pereli Hyundai Motorsport, Thierry Neuville, bertekad mengatasi kendala bahasa yang dialami dengan navigator Martijn Wydaeghe sebelum Reli Kroasia.

Problem tersebut menghalangi ambisinya memenangi Reli Arctic, yang merupakan putaran kedua dari World Rally Championship (WRC).

Meskipun sama-sama berasal dari Belgia, pelafalan Wydaeghe sulit dimengerti dengan adnaya masalah interkom pada loop pembuka etape, Sabtu (27/2/2021) pagi. Alhasil, Neuville terpaksa meraba-raba di beberapa tikungan.

Setelah masalah teknis teratasi, duo tersebut mampu memimpin di Special Stage (SS) 8, yang dilangsungkan sore hari. Berkat tiga poin ekstra dari Power Stage, Neuville bertahan di tiga besar klasemen pembalap.

Walau gagal juara, pereli 32 tahun itu mengaku sangat puas dengan hasil yang dibawa pulang. Torehan waktunya hanya terpaut 2,3 detik dari runner-up Kalle Rovanpera.

“Saya sangat puas dengan akhir pekan kami dan posisi ketiga, meski peringkat kedua sangat dekat. Kami tetap yakin hingga akhir. Kami meraup beberapa poin bagus untuk pembalap dan konstruktor, yang dibutuhkan setelah Monte Karlo,” ujarnya.

“Kemitraan dengan Martijn juga membaik walau kami masih punya kendala komunikasi yang perlu diselesaikan, untuk pengucapan kata-kata lebih jelas dan bagi saya agar lebih memahami, tapi saya yakin kami akan lebih kompetitif dengan itu.”

Neuville merekrut Wydaeghe beberapa hari sebelum Reli Monte Karlo setelah Nicolas Gilsoul memutuskan hengkang karena ada ketidakcocokan dalam negosiasi kontrak. Bisa dimaklumi kalau mereka masih dalam periode adaptasi terutama gaya komunikasi.

Baca Juga:

“Kami punya sistem komunikasi berbeda di mobil. Itu bekerja dengan baik dengan mantan co-driver saya (Gilsoul). Jelas bahwa Martijn bicara bahasa Prancis dan bahasa aslinya Flemish, jadi kadang sulit baginya untuk melafalkan dengan benar dan dikombinasikan masalah interkom, saya kadang kesulitan mendengar dengan jelas antara 50 dan 75 (kecepatan tikungan),” pereli 32 tahun itu menuturkan.

“Setiap kali saya merasa ragu. Ada dua momen di mana karena itu, saya kehilangan waktu karena saya menyadari bahwa tikungan lebih lambat daripada yang sebenarnya.”

Runner-up WRC enam kali tersebut mengungkapkan bahwa dia berada pada titik di mana sudah menyatu dengan Hyundai i20 Coupe WRC.

“Sudah lama sejak saya menikmati mengemudi sebanyak ini pada akhir pekan. Mobil bekerja dengan bagus, saya taka da keluhan. Itu persis seperti yang saya inginkan terlepas dari beberapa etape menantang (di Artic),” Neuville mengungkapkan.

“Kami melaju tanpa masalah di mobil dengan nol kesalahan. Mobil bekerja dengan baik dan tim juga menuntaskan pekerjaan luar biasa. Mereka memberi kami kesempatan untuk melakukan tes sebelum event ini dan akhirnya berhasil.”

 

dibagikan
komentar
Tanak Ungkap Rahasia di Balik Keberhasilan Taklukkan Reli Arctic

Artikel sebelumnya

Tanak Ungkap Rahasia di Balik Keberhasilan Taklukkan Reli Arctic

Artikel berikutnya

Terungkap, Penyebab Toyota Kesulitan di Reli Arctic

Terungkap, Penyebab Toyota Kesulitan di Reli Arctic
Muat komentar