Neuville Pimpin Lomba ‘Neraka’ Hari Pertama Reli Kenya

Thierry Neuville berhasil bertahan dari ganasnya medan lomba hari pertama Reli Safari Kenya hingga mampu memimpin klasemen, Jumat (25/6/2021).

Neuville Pimpin Lomba ‘Neraka’ Hari Pertama Reli Kenya

Pereli Hyundai Shell Mobis WRT tersebut berhasil memenangi tiga dari enam trayek khusus (Special Stage/SS) yang berlangsung di medan berpasir tebal di Great Rift Valley sisi Danau Naivasha.

Pada akhir SS7, pereli asal Belgia yang didampingi navigator Martijn Wydaeghe tersebut mampu bertahan di puncak klasemen lomba dengan unggul 18,3 detik atas pereli Jepang, Takamoto Katsuta (Toyota Gazoo Racing WRT).

Beratnya medan lomba membuat Neuville mengalami dua kali bocor ban dan masalah pada mesin saat finis posisi kelima di SS7 Oserian 2 (18,87 km) hingga tertinggal 39,8 detik dari Katsuta yang menjadi pereli tercepat.

Kenya kembali menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Reli (WRC) setelah 19 tahun absen. Tahun lalu, Reli Safari Kenya sejatinya masuk kalender namun urung digelar akibat pandemi Covid-19.

Tidak heran bila sebagian besar pereli “agak kaget” menghadapi medan lomba yang tidak biasa. Pasir yang tebal, batu-batu besar yang tertutup pasir atau vegetasi, menjadi ancaman paling menakutkan para pereli di Kenya.

Pada sesi pagi, Neuville mampu memenangi dua dari tiga SS yang dilombakan. Runner-up WRC lima kali itu (2013, 2016-2019) menjadi yang tercepat di SS2 Chui Lodge 1 (13,34 km) dan SS3 Kedong 1 (32,68 km).

Takamoto Katsuta, Daniel Barritt, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Takamoto Katsuta, Daniel Barritt, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota Yaris WRC

Foto oleh: McKlein / Motorsport Images

Hasil tersebut membuat Neuville memimpin sesi pagi dengan unggul 5,1 detik atas Kalle Rovanpera (Toyota Gazoo Racing WRT).

Pereli muda Finlandia itu mampu merangsek ke posisi teratas pada paruh kedua setelah memenangi SS4 Oserian 1 (18,87 km) dan SS5 Chui Lodge 2 (13,34 km). Tetapi harapan Rovanpera untuk tetap berada di P1 sirna di loop kedua Oserian (SS7).

Toyota Yaris WRC geberan Rovanpera terbenam di kubangan pasir hingga tidak mampu bergerak sama sekali. Ia pun harus diderek untuk keluar dari pasir yang otomatis memberikan jalan bagi Neuville untuk melibas Katsuta.

“Ada sedikit drama saat kami mengalami kebocoran ban. Namun, hal tersebut bisa kami atasi hingga kembali ke service park,” tutur Rovanpera yang terlempar dari 10 besar.

“Saya yakin lomba besok akan semakin berat. Kami sudah belajar banyak dari hari ini dan mencoba menghindari masalah-masalah kecil.”

Katsuta kehilangan banyak waktu saat mesin Toyota Yaris WRC-nya mengalami masalah. Tetapi, ia mampu naik ke P2 menyusul insiden Rovanpera dan kebocoran ban yang dialami juara dunia 2019 Ott Tanak (Hyundai Shell Mobis WRT) yang membuatnya kehilangan hampir 1 menit.

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Ott Tänak, Martin Järveoja, Hyundai Motorsport Hyundai i20 Coupe WRC

Foto oleh: Fabien Dufour / Hyundai Motorsport

Tanak berada di P3 dan terpaut 37,0 detik dari Katsuta. Pereli asal Estonia tersebut mengaku, kecepatan Hyundai i20 Coupe WRC hanya 60 persen yang mampu dikeluarkannya.

Pemimpin klasemen sementara WRC Sebastien Ogier (Toyota Gazoo Racing WRT) hanya menempati posisi keempat setelah tertinggal hingga 1 menit 49,4 detik dari Neuville.

Kebocoran tempat oli suspensi belakang Yaris WRC menjadi faktor mengapa juara dunia tujuh kali (2013-2018, 2020) itu sangat lambat pada sesi pagi.

Pada sesi pagi, dua pereli top harus mengakhiri lomba hari pertama Reli Kenya lebih cepat. Peringkat kedua klasemen umum WRC, Elfyn Evans (Toyota Gazoo Racing WRT), mengalami patah suspensi depan kanan hanya 300 meter menjelang finis SS3 di Kedong.

Beberapa menit setelah itu, masih di SS3, mobil pereli kawakan Dani Sordo (Hyundai Shell Mobis WRT) juga menghajar batu hingga menghancurkan penyangga suspensi (suspension arm) Hyundai i20 Coupe WRC-nya.

Baca Juga:

Oliver Solberg (Hyundai 2C Competition) mengalami kerusakan pada suspensi belakang kanan di Kedong. Kerusakan roll cage akhirnya memaksanya mundur dari hari pertama Reli Kenya.

Lorenzo Bertelli (M-Sport Ford WRT) menambah daftar pereli yang bermasalah pada hari pertama Reli Kenya setelah Ford Fiesta WRC andalannya terpaksa berhenti akibat mengalami kebocoran cairan pendingin (coolant).

Hari kedua Reli Safari Kenya, Sabtu (26/6/2021), akan kembali melombakan enam SS (SS8 sampai SS13) dengan jarak lomba terjauh ada di Sleeping Warrior (31,04 km) yang juga akan berlangsung dua loop (1 dan 2).

Klasemen Lomba Hari Pertama (SS2 – SS7) Reli Kenya

Pos # Pereli/Navigator Mobil Kelas     Waktu (Jam) Gap Interval
1 11 Belgium Thierry Neuville
Belgium Martijn Wydaeghe
Hyundai i20 Coupe WRC RC1     1:23'19.100    
2 18 Japan Takamoto Katsuta
United Kingdom Daniel Barritt
Toyota Yaris WRC RC1     1:23'37.900 18.800 Detik 18.800
3 8 Estonia Ott Tanak
Estonia Martin Jarveoja
Hyundai i20 Coupe WRC RC1     1:24'14.900 55.800 37.000
4 1 France Sébastien Ogier
France Julien Ingrassia
Toyota Yaris WRC RC1     1:25'08.500 1'49.400 Menit 53.600
5 44 United Kingdom Gus Greensmith
United Kingdom Chris Patterson
Ford Fiesta WRC RC1     1:25'15.200 1'56.100 6.700
6 16 France Adrien Fourmaux
Belgium Renaud Jamoul
Ford Fiesta WRC RC1     1:25'38.200 2'19.100 23.000
7 24 Onkar Rai
Drew Sturrock
Volkswagen Polo GTI R5 RC2     1:35'29.600 12'10.500 9'51.400
8 29 Daniel Chwist
Kamil Heller
Ford Fiesta Rally2 RC2     1:38'24.700 15'05.600 2'55.100
9 28 Aakif Virani
Azhar Bhatti
Škoda Fabia R5 RC2     1:39'41.900 16'22.800 1'17.200
10 27 Karan Patel
Tauseef Khan
Ford Fiesta R5 RC2     1:40'07.400 16'48.300 25.500
11 25 Carl Tundo
Tim Jessop
Volkswagen Polo GTI R5 RC2     1:43'23.200 20'04.100 3'15.800
12 30 Amanraaj Rai
Gurdeep Panesar
Škoda Fabia R5 RC2     2:10'20.700 47'01.600 26'57.500

 

dibagikan
komentar
Reli Kenya: Evans dan Sordo Rontok di SS3

Artikel sebelumnya

Reli Kenya: Evans dan Sordo Rontok di SS3

Artikel berikutnya

Suspensi Patah Bikin Sordo Gagal di Hari Pertama Reli Safari

Suspensi Patah Bikin Sordo Gagal di Hari Pertama Reli Safari
Muat komentar