Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

Ogier dan Loeb Kembali Berduel di Reli Portugal

Sebastian Ogier akan kembali bersaing dengan rival abadinya Sebastien Loeb pada Reli Portugal, bulan depan (19-22 Mei).

Sébastien Ogier, Toyota Gazoo Racing WRT, Sébastien Loeb, M-Sport Ford World Rally Team

Pada hari Senin (25/4/2022), Toyota Gazoo Racing World Rally Team (WRT) mengonfirmasi bila juara dunia reli delapan kali Sebastien Ogier akan menggantikan Esapekka Lappi menggeber GR Yaris di Reli Portugal pada 19-22 Mei mendatang.

Reli Portugal, putaran keempat Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2022 akan mengambil lokasi di Matosinhos, Porto, dan bakal menjadi lomba medan gravel pertama dalam kalender WRC musim ini.

Reli Portugal jelas akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pereli karena inilah untuk kali pertama mobil-mobil bertenaga mesin hybrid berspesifikasi Rally1, akan turun di lintasan tanah berkerikil.   

Sesuai rencana Toyota, Ogier – juara WRC 2013-2018, 2020, 2021 – dan Lappi akan bergantian menggeber sebuah GR Yaris Rally1 setelah pereli asal Prancis itu memutuskan untuk tidak turun semusim penuh di WRC usai merebut gelar kedelapan dalam sembilan tahun terakhir.

Reli Portugal nanti bakal makin sengit karena senior sekaligus rival abadi Ogier, Sebastien Loeb, juga sudah memastikan turun. Sepekan lalu, M-Sport Ford WRT sudah mengumumkan bila kampiun WRC sembilan kali beruntun itu bakal berlaga di Porto.

Sébastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, saat turun di Reli Monte Carlo 2022.

Sébastien Ogier, Benjamin Veillas, Toyota Gazoo Racing WRT Toyota GR Yaris Rally1, saat turun di Reli Monte Carlo 2022.

Foto oleh: Red Bull Content Pool

Tahun ini, keduanya sudah bertemu pada lomba pembuka, Reli Monte Carlo.

Pada lomba di Pegunungan Alpen, 20-23 Januari lalu itu, Loeb yang menggeber Ford Puma Rally1 mampu menang sekaligus memaksa kompatriotnya, Ogier, untuk finis P2. Namun, kemenangan juara dunia reli 2004-2012 tersebut tidak diraih dengan mudah.

Ogier memimpin hampir setengah menit menjelang dua SS terakhir pada Reli Monte Carlo yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Namun, menjelang finis, Ogier mengalami bocor ban depan kiri. Loeb berhasil memanfaatkan situasi tersebut dengan mengambil alih pimpinan lomba sekaligus memaksa Ogier menyerah dengan selisih hanya sekira 10 detik di P2.

Loeb pun memastikan kemenangan kedelapan Reli Monte Carlo sekaligus yang pertama dilakukan dengan pabrikan selain Citroen. Saat itu, pemenang 80 lomba WRC itu juga menjadi pereli tertua yang mampu naik podium utama ajang reli dunia, 47 tahun.

Baik Sebastien Ogier maupun Sebastien Loeb sama-sama tidak turun satu musim penuh pada WRC 2022. Setelah Reli Kroasia, akhir pekan kemarin, Loeb berada di peringkat keempat klasemen sedangkan Ogier kedelapan.

Dengan begitu, jika medan lomba Reli Portugal nanti kering, Sebastien Ogier akan diuntungkan karena bakal start dari urutan kedelapan. Alhasil, ia tidak perlu ‘membersihkan’ pasir maupun kerikil dari lintasan.

Baca Juga:

 

 

 

 

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya M-Sport Desak Pirelli Perkuat Ban Basah WRC
Artikel berikutnya Jaga Peluang Menang, Ott Tanak Siapkan Taktik Alternatif

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia